Jawa Pos Radar Madiun - Roti sourdough sedang naik daun di kalangan pencinta baking rumahan.
Teksturnya yang khas, renyah di luar namun lembut berserat di dalam, membuatnya berbeda dari roti biasa.
Bukan hanya soal tekstur, sourdough juga dikenal lebih sehat karena proses fermentasi alaminya membuat roti ini lebih mudah dicerna, bahkan bagi yang sensitif terhadap gluten.
Tak perlu khawatir meski belum pernah membuat sourdough sebelumnya. Dengan bahan sederhana, waktu yang cukup, dan sedikit kesabaran, kamu bisa membuat roti sourdough sendiri di rumah.
Kuncinya ada pada “starter” atau biang yang difermentasi dari tepung dan air selama beberapa hari. Berikut ini resepnya.
Menyiapkan Starter Sourdough
Sebelum bisa memanggang sourdough, kamu harus membuat biangnya dulu. Proses ini memakan waktu sekitar 5 hingga 7 hari.
Bahan Starter:
100 gram tepung terigu (protein sedang)
100 ml air matang suhu ruang
Cara Membuat:
Campur tepung dan air dalam wadah kaca. Tutup dengan kain bersih dan diamkan di suhu ruang (hindari tempat panas atau ber-AC).
Setiap hari, buang setengah adonan dan beri makan dengan 50 gram tepung dan 50 ml air baru.
Jika sudah berbuih, mengembang, dan tercium aroma asam segar, starter siap digunakan.
Bahan dan Takaran Roti Sourdough
Setelah starter aktif, inilah komposisi utama roti sourdough rumahan:
500 gram tepung terigu protein tinggi
1. Autolysis
Campur tepung dan air saja, aduk asal tercampur. Diamkan selama 30–45 menit agar gluten terbentuk secara alami. Langkah ini akan membuat adonan lebih elastis.
2. Campurkan Starter dan Garam
Tambahkan starter dan garam ke dalam adonan. Aduk dan uleni, bisa dengan metode stretch and fold setiap 30 menit sebanyak 4 kali agar gluten lebih kuat.
3. Fermentasi Awal (Bulk Fermentation)
Diamkan adonan selama 4–6 jam di suhu ruang. Adonan akan mengembang dan terasa lebih ringan.
4. Bentuk dan Fermentasi Dingin
Bentuk adonan menjadi bulat dan letakkan dalam proofing basket atau wadah dilapisi kain bersih yang sudah ditabur tepung.
Tutup dan simpan di dalam kulkas selama 8–16 jam. Inilah proses cold retardation yang memberi rasa asam khas sourdough.
5. Proses Pemanggangan
Panaskan oven hingga 230°C bersamaan dengan dutch oven atau loyang besi. Setelah panas, keluarkan adonan dari kulkas, belah permukaannya (scoring), lalu panggang.
Gunakan tutup selama 20 menit pertama, lalu panggang tanpa tutup selama 20 menit berikutnya hingga warnanya keemasan.
Hasil yang Didapat:
Bagian luar renyah bertekstur crusty
Bagian dalam berserat lembut dengan aroma asam alami
Sangat cocok dipadukan dengan mentega, selai buah, atau dijadikan roti sandwich sehat
Sourdough bukan sekadar roti, tapi hasil dari proses alami yang mengajarkan kesabaran.
Cocok untuk kamu yang ingin mencoba sesuatu yang lebih sehat dan menyenangkan selama di rumah. Sekali berhasil, rasanya bikin ketagihan! (cor)
Editor : Andi Chorniawan