Jawa Pos Radar Madiun – Siapa sangka camilan dari kulit ayam kini menjelma menjadi tren baru di dunia kuliner rumahan?
Bukan hanya gurih dan renyah, keripik kulit ayam juga bisa jadi ladang cuan yang menggiurkan.
Bahannya murah, proses pembuatannya simpel, dan rasanya bikin nagih. Cocok buat stok camilan di rumah, atau bahkan dikembangkan jadi usaha rumahan.
Berbeda dengan kulit ayam goreng biasa, keripik kulit ayam ini dibuat dengan teknik pelapisan tepung dan digoreng hingga kering sempurna.
Hasilnya? Tekstur krispi yang tahan lama dan bisa disimpan sebagai camilan siap makan.
Dengan hanya tiga bahan utama—kulit ayam, garam atau kaldu bubuk, dan tepung—siapa pun bisa membuatnya tanpa ribet.
Resep Keripik Kulit Ayam Rumahan
Bahan-bahan:
• 100 gram kulit ayam
• 2 sdt garam (boleh diganti kaldu bubuk)
• Tepung terigu secukupnya
• Tepung beras secukupnya (opsional untuk kerenyahan)
• Air matang secukupnya
• Air perasan jeruk nipis secukupnya
Cara Membuat:
• Bersihkan Kulit Ayam
Cuci bersih kulit ayam dengan air mengalir. Lumuri dengan air jeruk nipis dan diamkan 15 menit agar bau amis hilang. Bilas kembali hingga bersih.
• Siapkan Adonan Basah
Campur tepung terigu dan garam (atau kaldu bubuk) dengan sedikit air hingga menjadi adonan kental.
• Siapkan Adonan Kering
Di wadah terpisah, tuang tepung terigu dan bisa tambahkan sedikit tepung beras. Ini kunci kerenyahan maksimal.
• Lapisi Kulit Ayam
Celupkan kulit ayam satu per satu ke adonan basah, lalu gulingkan ke tepung kering. Pastikan seluruh permukaan tertutup rata.
• Goreng Hingga Garing
Panaskan minyak banyak di wajan. Goreng dengan api sedang hingga kulit ayam berwarna kuning keemasan dan terasa renyah. Tiriskan di atas tisu dapur.
Tips agar Hasil Sempurna
• Gunakan minyak banyak agar kulit ayam tenggelam dan matang merata.
• Setelah dingin, simpan dalam toples kedap udara supaya kerenyahannya tahan lama.
• Tambahkan bubuk balado, keju, atau barbeque setelah digoreng untuk variasi rasa kekinian.
Peluang Usaha yang Gurih dan Cuan
Keripik kulit ayam bukan hanya enak, tapi juga punya nilai jual tinggi. Dengan modal minim, kamu sudah bisa memproduksi camilan ini dari dapur sendiri.
Kemasan ekonomis maupun premium bisa dijual melalui media sosial, WhatsApp Business, hingga marketplace.
Nama brand yang unik dan kemasan menarik bisa jadi kunci untuk menarik pelanggan baru.Belum lagi jika kamu menambahkan varian rasa kekinian dan strategi pre-order yang terjadwal, potensi cuan dari camilan ini cukup menjanjikan. (fac/ota)
Editor : Ockta Prana Lagawira