Jawa Pos Radar Madiun - Tahun 2026 diprediksi menjadi salah satu fase paling menarik bagi lini MacBook.
Setelah beberapa tahun fokus pada penyempurnaan chip seri M dan desain yang semakin tipis, laptop Apple disebut siap menghadirkan inovasi besar.
Mulai dari MacBook murah untuk pelajar, MacBook Air M5 yang lebih efisien, hingga MacBook Pro dengan performa ekstrem dan kemungkinan layar OLED serta touchscreen.
Antusiasme tinggi muncul karena beberapa prediksi awal. Harganya lebih ramah kantong, memakai chip A-series seperti A18 Pro yang hemat daya, dan tetap mengusung desain khas Apple meski materialnya disederhanakan.
Jika terwujud, ini bisa menjadi MacBook paling terjangkau sepanjang sejarah Apple.
2. MacBook Air M5
Setelah M3 dan M4 mendapat respon positif, MacBook Air M5 dirumorkan meluncur pada awal 2026.
Peningkatan performa diprediksi berada di kisaran 10–15 persen dibanding M4, dengan GPU yang lebih kuat untuk editing ringan dan desain grafis.
Karakter Air tetap dipertahankan: tipis, ringan, dan tetap dingin saat digunakan.
Model ini disebut menjadi pilihan ideal untuk pekerja remote, mahasiswa, kreator ringan, dan pengguna multitasking yang membutuhkan laptop cepat tanpa bobot berat.
3. MacBook Pro M5 Pro dan M5 Max
Di kelas profesional, MacBook Pro 14 inci dan 16 inci generasi 2026 diprediksi membawa lompatan performa paling besar dalam beberapa tahun terakhir.
Chip M5 Pro dan M5 Max akan menyasar kebutuhan berat seperti editing video 8K, rendering 3D, coding tingkat lanjut, hingga workflow AI.
Bocoran awal menyebut peningkatan kecepatan RAM dan SSD, pembaruan layar, peningkatan audio, dan sistem thermal yang lebih efektif.
Model ini dirumorkan menjadi laptop tanpa kompromi bagi kreator profesional.
4. MacBook OLED dan Touchscreen
Salah satu rumor paling menarik untuk 2026 adalah kemungkinan hadirnya MacBook dengan layar OLED serta dukungan touchscreen.
Sikap Apple terhadap layar sentuh di Mac selama ini sangat konservatif, tetapi 2026 dinilai bisa menjadi titik balik besar.
Jika terwujud, peningkatan yang diharapkan mencakup layar OLED dengan warna dan kontras lebih kaya, dukungan sentuhan untuk navigasi cepat dan pekerjaan kreatif, serta bezel yang lebih tipis.
Model ini bisa menjadi MacBook paling revolusioner sejak Apple menampilkan layar Retina bertahun-tahun lalu. (cor)
Editor : Andi Chorniawan