Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tiga Tahun MaDa, Ekonomi Kota Madiun Tumbuh Mengesankan

H
Penulis: Hengky Ristanto❯
KOMPAK: Wali Kota Maidi (kanan) bersama dengan Wawali Inda Raya dan Sekda Soeko Dwi Handiarto di depan balai kota. (WS HENDRO DISKOMINFO FOR RADAR MADIUN)
KOMPAK: Wali Kota Maidi (kanan) bersama dengan Wawali Inda Raya dan Sekda Soeko Dwi Handiarto di depan balai kota. (WS HENDRO DISKOMINFO FOR RADAR MADIUN)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun - Pemerintahan Maidi-Inda Raya (MaDa) telah menapaki usia tiga tahun. Pandemi Covid-19 menjadi tantangan terberat bagi pasangan itu. Terbukti dari pertumbuhan ekonomi Kota Madiun yang mencatat angka minus pada 2020 lalu. Namun, berkat berbagai terobosan yang brilian, setahun berselang pertumbuhan ekonomi Kota Madiun meroket hingga mencapai 4,73 persen. Melampaui rata-rata Jatim maupun nasional.



MaDa Penuh Inovasi


TAK terasa pemerintahan Wali Kota Madiun Maidi-Wakil Wali Kota Madiun Inda Raya (MaDa) menginjak tahun ketiga. Selama masa itu, perjalanan pemerintahan tidak selalu berjalan mulus. Jalan terjal mau tidak mau harus dilewati tatkala dihadapkan pandemi Covid-19. Namun, perlahan tapi pasti, pemkot mampu ‘’mengalahkan’’ pagebluk virus korona.


Meski deraan pandemi Covid-19 belum sepenuhnya berakhir, sektor perekonomian berhasil keluar dari cengkeraman kesulitan. Buktinya, pada 2021 lalu Kota Madiun berhasil mencatat pertumbuhan ekonomi yang mengesankan.


‘’Jujur, awal Covid-19 pertumbuhan ekonomi sepanjang 2020 terpuruk di angka -3,39 persen. Menjadi ledekan karena seperti kota tak bergerak. Tapi, kami jadikan motivasi serta pelecut semangat agar bisa keluar dari kondisi krisis itu,’’ kata Maidi, Rabu (29/4).


Tanpa disangka-sangka, pertumbuhan ekonomi Kota Madiun tahun lalu meroket. Berdasarkan data badan pusat statistik (BPS) setempat, tercatat sebesar 4,73 persen. Angka tersebut mengalami kenaikan signifikan sekitar 8,12 persen. Bahkan, capaian itu berhasil menyalip rata-rata Jawa Timur dan nasional yang ‘’hanya’’ 3,57 persen dan 3,69 persen. ‘’Bagaimana kami harus memutar semua potensi yang ada di Kota Madiun,’’ ujarnya.


Menurut Maidi, pertumbuhan ekonomi 2021 sebesar 4,73 itu menunjukkan progres adaptasi dan pemulihan ekonomi Kota Madiun berjalan on the track. Hal itu tidak terlepas dari berbagai kebijakan relaksasi perekonomian seiring menurunnya kasus Covid-19. ‘’Rem Covid-19, gas ekonomi. Keduanya harus berjalan bersamaan. Itu kuncinya,’’ ungkap mantan Sekda Kota Madiun itu.


Kendati demikian, kata Maidi, program pemulihan ekonomi tidak cukup sampai di situ. Dia berjanji bakal terus menggenjot geliat ekonomi. Termasuk membangun ekosistem pengusaha yang kondusif demi mendongkrak perputaran ekonomi masyarakat. ‘’Semua sarana-prasarana kami cukupi, kegiatan-kegiatan yang dapat memicu geliat ekonomi sudah mulai berjalan,’’ sebutnya.


Maidi mafhum betul bagaimana mencari jalan keluar persoalan ekonomi di tengah kondisi krisis. Di antaranya, dengan mewujudkan sarana pembangunan yang berkesinambungan antara satu sektor ke sektor lainnya. Sehingga, Kota Pendekar dapat menghipnotis jutaan pasang mata untuk berkunjung ke kota.


‘’Bagaimana membuat kota ini menjadi jujukan seluruh masyarakat. Menjadikan Kota Madiun sorotan nasional dan internasional dengan segala keindahan dan keunikannya,’’ terang pejabat kelahiran 12 Mei 1961 itu.


Pahlawan Street Center (PSC) menjadi bukti perubahan nyata sentuhan tangan Maidi. Selain itu, lapak UMKM yang dibangun di setiap kelurahan seakan belum berhenti bersolek. Terbaru, pengembangan kawasan Jalan Bogowonto dengan konsep wisata kuliner kereta api bakal menjadi ikon anyar Kota Madiun.


‘’Visi-misi RPJMD (rencana pembangunan jangka menengah daerah) kami nyaris selesai di tahun ketiga ini. Tapi, kami belum puas. Akan kami sempurnakan, atau mungkin ada program lanjutan di luar RPJMD untuk dilaksanakan,’’ pungkasnya. (ggi)


Advertisement
Advertisement

Artikel Terkait

Video Hajatan di Rel PT INKA Madiun Kembali Viral, Ternyata Kejadian Lama

Video Hajatan di Rel PT INKA Madiun Kembali Viral, Ternyata Kejadian Lama

Video hajatan di jalur langsir PT INKA Madiun kembali viral. KAI menyebut rekaman lama, sementara Kelurahan Sukosari mengingatkan larangan.

BPBD Kota Madiun Petakan Kawasan Rawan Pohon Tumbang saat Angin Kencang

BPBD Kota Madiun Petakan Kawasan Rawan Pohon Tumbang saat Angin Kencang

BPBD Kota Madiun mewaspadai angin kencang di lima kawasan rawan pohon tumbang. Tujuh pompa portabel disiagakan menghadapi musim hujan.

POPDA Jatim 2026, Tim Basket Kota Madiun Langsung Hadapi Surabaya di Laga Perdana

POPDA Jatim 2026, Tim Basket Kota Madiun Langsung Hadapi Surabaya di Laga Perdana

Kota Madiun mengirim 24 atlet basket ke POPDA Jatim 2026 di Ngawi. Tim putra langsung menghadapi Surabaya, sementara tim putri melawan Mojokerto.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer