Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dermaga Apung Bantaran Madiun Dibangun Non Statis, Pengerjaan 120 Hari Kalender

M
Penulis: Mizan Ahsani❯
WISATA AIR: Pemkot Madiun tengah bakal membangun dermaga apung di Bantaran Kali Madiun. (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)
WISATA AIR: Pemkot Madiun tengah bakal membangun dermaga apung di Bantaran Kali Madiun. (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)

 


Advertisement

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Kajian titik dermaga di Kali Madiun sudah klir. Izin dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo juga sudah dikantongi. Kini, Pemkot Madiun tinggal merealisasikan pembangunan dermaga apung. Tapi, sebelum itu kawasan Bantaran Kali Madiun lebih dulu dibersihkan dan ditata.

Kemarin (14/7), dinas perumahan rakyat dan kawasan permukiman (disperkim) telah memasang bangku dan meja yang dilengkapi payung di pinggir sungai. ‘’Sementara baru tiga titik fasilitas tempat duduk sekaligus payungnya di sisi utara jembatan. Masih ada penambahan menunggu pembersihan lokasi yang saat ini masih berlangsung,’’ kata Kabid Sarana dan Prasarana Utilitas Umum, Pertamanan, PJU, dan Pemakaman Disperkim Kota Madiun Andi Anto.

Pembersihan dilakukan oleh dinas lingkungan hidup (DLH). Rumput dan tanaman liar yang tumbuh di sekitar sungai dibabat habis. Setelah beres, kemudian dilakukan penghijauan. Seperti menanam belasan pohon kelapa gading kecil dan besar. ‘’Setelah lahan sisi selatan jembatan sudah siap, akan kami pasang empat fasilitas tempat duduk sekaligus payung,’’ ujarnya.

Advertisement

Sementara itu, Kabid Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun Suyanto mengatakan, dermaga apung masih dalam progres pengerjaan. Itu menyusul tender proyek yang sudah selesai. ‘’Pengerjaan 120 hari kalender,’’ katanya.

Menurut Suyanto, ada lima item pekerjaan utama pembangunan dermaga apung. Meliputi pekerjaan persiapan, tangga, panggung, dermaga apung dan manajemen K3. Konsepnya, dibangun tangga trap berbahan wood plastic composite (WPC) hollow dari tanggul atas turun ke tepian sungai. ‘’Butuh waktu sekitar empat bulan untuk menyelesaikan pembangunan dermaga,’’ sebutnya.

Dia menambahkan, dermaga sengaja dibangun non statis agar dapat dipindah di titik-titik lokasi tertentu. Selain itu, seluruh komponennya menggunakan material fabrikasi. Sebab, dermaga apung beroperasi ketika ada event tertentu. ‘’Insya Allah selesai sesuai jadwal,’’ pungkasnya. (ggi/her)

Advertisement

Artikel Terkait

Hayfa Ayuningtyas Jadikan Suara Cempreng Ciri Khas, Konsisten Berkarya di Media Sosial

Hayfa Ayuningtyas Jadikan Suara Cempreng Ciri Khas, Konsisten Berkarya di Media Sosial

Hayfa Ayuningtyas, kreator asal Madiun, menjadikan suara cempreng sebagai ciri khas. Ibu dua anak ini aktif membuat konten kecantikan.

Jukir di Madiun Curi Honda Beat saat Hujan Deras, Pelat Nomor Diganti

Jukir di Madiun Curi Honda Beat saat Hujan Deras, Pelat Nomor Diganti

Jukir asal Wungu mencuri Honda Beat di Jalan Lombok Kota Madiun saat hujan deras. Pelaku mengganti pelat nomor dan membuat kunci duplikat.

Video Hajatan di Rel PT INKA Madiun Kembali Viral, Ternyata Kejadian Lama

Video Hajatan di Rel PT INKA Madiun Kembali Viral, Ternyata Kejadian Lama

Video hajatan di jalur langsir PT INKA Madiun kembali viral. KAI menyebut rekaman lama, sementara Kelurahan Sukosari mengingatkan larangan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer