Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gali Septic Tank, Warga Kota Madiun Temukan Peluru-Mortir

M
Penulis: Mizan Ahsani❯
AKTIF: Petugas dari Inafis Polres Madiun Kota ketika melakukan olah TKP ditemukannya ratusan butir amunisi dan sebuah mortir di Jalan Sri Kaloko kemarin (16/7). (HENGKY RISTANTO/RADAR MADIUN)
AKTIF: Petugas dari Inafis Polres Madiun Kota ketika melakukan olah TKP ditemukannya ratusan butir amunisi dan sebuah mortir di Jalan Sri Kaloko kemarin (16/7). (HENGKY RISTANTO/RADAR MADIUN)

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Dua pekerja bangunan di Jalan Sri Kaloko, Kelurahan Sukosari, yaitu Suprapto dan Hendro, tidak mengira temuan mereka membuat gempar masyarakat. Saat menggali tanah untuk septic tank rumah Agus Santosa kemarin (16/7) siang, mereka menemukan ratusan amunisi dan sebuah mortir.


Advertisement

Awalnya, dua pria tersebut tidak menyadari bahwa temuan itu merupakan barang berbahaya. Mereka hanya merasa ada yang aneh saat menggali di kedalaman 1,5 meter. Cangkul milik Suprapto membentur benda yang sangat keras. ‘’Kami mengira itu harta karun. Karena tertutup plat besi,’’ kata Suprapto.

Tapi, setelah tanah di pinggirnya digali dan plat besi setebal dua inci itu diangkat, Suprapto mendapati ratusan butir selongsong peluru dan sebuah mortir. Benda tersebut sudah berkarat dan terbungkus karung goni. Oleh Suprapto dan Hendro, seluruh amunisi itu kemudian dipindahkan ke dalam ember. ‘’Yang amunisi itu sampai dua ember penuh. Satu ember beratnya sekitar 5 kilogram,’’ ungkapnya.

Suprapto lantas melaporkan temuannya tersebut kepada pemilik rumah dan diteruskan ke Polsek Kartoharjo. Tak berselang lama, polisi datang, kemudian disusul tim penjinak bahan peledak (jihandak) Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Jatim yang membawa peralatan lengkap. Ratusan butir amunisi dan mortir tersebut diduga merupakan sisa Perang Dunia II.

Advertisement

Kasatreskrim Polres Madiun Kota AKP Sujarno mengatakan, untuk mengamankan lokasi agar tidak membahayakan bagi masyarakat sekitar, pihaknya telah memasang garis polisi. Rencananya, ratusan butir peluru dan mortir yang diduga masih aktif itu diamankan di markas Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Jatim untuk diselidiki lebih lanjut. ‘’Sudah diamankan tim jihandak,’’ ujarnya. (ggi/her)

Advertisement

Artikel Terkait

Dikira Batu, Pekerja Proyek di Magetan Temukan Granat Aktif saat Meratakan Tanah untuk Lapangan Padel

Dikira Batu, Pekerja Proyek di Magetan Temukan Granat Aktif saat Meratakan Tanah untuk Lapangan Padel

Granat aktif diduga peninggalan Perang Dunia II ditemukan di proyek lapangan padel di Maospati, Magetan. Tim Jibom langsung mengevakuasi.

50 Hektare Sawah di Kota Madiun Terancam Kekurangan Air, DKPP Uji Coba Padi Gogo

50 Hektare Sawah di Kota Madiun Terancam Kekurangan Air, DKPP Uji Coba Padi Gogo

Sekitar 50 hektare sawah di Kota Madiun terancam kekurangan air. DKPP menyiapkan uji coba padi gogo seluas satu hektare di Manisraya.

5.368 Siswa SD-SMP di Kota Madiun Terima Seragam Gratis, Ada Bantuan Ongkos Jahit

5.368 Siswa SD-SMP di Kota Madiun Terima Seragam Gratis, Ada Bantuan Ongkos Jahit

Pemkot Madiun membagikan seragam gratis kepada 5.368 siswa SD-SMP. Sebanyak 4.393 siswa sekolah negeri juga mendapat ongkos jahit Rp 300 ribu.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer