Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jalan dr Soetomo Kota Madiun Terasa Sempit, Ini Biangnya menurut Dishub

M
Penulis: Mizan Ahsani❯
CROWDED: Kendaraan yang parkir berjajar di bahu Jalan dr Seotomo memicu kepadatan arus lalu lintas. (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)
CROWDED: Kendaraan yang parkir berjajar di bahu Jalan dr Seotomo memicu kepadatan arus lalu lintas. (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Jalan dr Soetomo saat ini terasa semakin padat dan menyempit. Terutama di depan RSUD dr Soedono.


Advertisement

Di titik depan RSUD dr Soedono, Jalan dr Soetomo, kepadatan kendaraan seolah tak terelakkan pada saat jam-jam tertentu.

Penumpukan parkir kendaraan di tepi jalan dr Soetomo memang tengah diatensi pemkot.

Bahkan, dinas perhubungan (dishub) menilai persoalan lalu lintas (lalin) di jalur tersebut bakal sulit terurai seandianya lama dibiarkan.

Advertisement

‘’Kenyataannya sebagian tepi Jalan dr Soetomo memang untuk parkir kendaraan. Hanya, penataan harus rapi dan tertib,’’ kata Kepala Dishub Kota Madiun Subakri, kemarin (15/9).

Pantauan Radar Madiun di Jalan dr Soetomo tadi malam, kendaraan yang parkir di sisi barat cukup padat.

Ada belasan mobil yang parkir melintang berjajar di depan RSUD dr Soedono. Diperparah dengan keberadaan pedagang kaki lima (PKL) yang berjejer.

Advertisement

Malahan, juga ada kendaraan roda dua terparkir dua baris. ‘’Padahal, secara aturan tidak boleh. Harus satu baris,’’ tutur Subakri.

Subakri mafhum penataan parkir menjadi salah satu wajah kota. Jika penataan semrawut, berpotensi mencoreng kerapian parkir Kota Pendekar.

Tak hanya penataan, ketertiban serta kesopanan juru parkir (jukir) juga perlu dijaga. Termasuk tarif parkir harus sesuai peraturan yang berlaku.

‘’Parkir wajahnya kota. Jangan sampai ada kesan jelek. Kalau jelek, semua jadi jelek,’’ tegas mantan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Madiun itu.

Kendati begitu, lanjut Subakri, pihaknya bukan tanpa upaya penertiban. Dia mengklaim petugas dishub rutin melakukan pembinaan dan sosialisasi terhadap jukir di Jalan dr Soetomo.

‘’Kami selalu mengingatkan soal ketertiban. Di sisi lain, juga berharap omzet retribusi parkir naik,’’ sebutnya. (ggi/her)

Advertisement
Editor : Mizan Ahsani
Sumber : Radar Madiun

Artikel Terkait

50 Hektare Sawah di Kota Madiun Terancam Kekurangan Air, DKPP Uji Coba Padi Gogo

50 Hektare Sawah di Kota Madiun Terancam Kekurangan Air, DKPP Uji Coba Padi Gogo

Sekitar 50 hektare sawah di Kota Madiun terancam kekurangan air. DKPP menyiapkan uji coba padi gogo seluas satu hektare di Manisraya.

5.368 Siswa SD-SMP di Kota Madiun Terima Seragam Gratis, Ada Bantuan Ongkos Jahit

5.368 Siswa SD-SMP di Kota Madiun Terima Seragam Gratis, Ada Bantuan Ongkos Jahit

Pemkot Madiun membagikan seragam gratis kepada 5.368 siswa SD-SMP. Sebanyak 4.393 siswa sekolah negeri juga mendapat ongkos jahit Rp 300 ribu.

Pohon Tumbang Ancam Pengguna Jalan di Kota Madiun, BPBD Siaga 24 Jam

Pohon Tumbang Ancam Pengguna Jalan di Kota Madiun, BPBD Siaga 24 Jam

Hujan angin memicu pohon tumbang di Pilangbango dan Kanigoro, Kota Madiun. BPBD menyiagakan personel 24 jam menghadapi cuaca ekstrem.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer