Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

96.680 Warga Digelontor Bantuan Pangan

M
Penulis: Mizan Ahsani❯
TERMIN KEDUA: Warga mendapatkan bantuan program cadangan beras pemerintah pada Jumat lalu (6/10). (WS HENDRO DISKOMINFO KOTA MADIUN)
TERMIN KEDUA: Warga mendapatkan bantuan program cadangan beras pemerintah pada Jumat lalu (6/10). (WS HENDRO DISKOMINFO KOTA MADIUN)

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Bantuan bahan pokok, termasuk beras, terus-terusan digulirkan Pemkot Madiun untuk mengatasi gejolak inflasi.


Advertisement

Bulan ini misalnya, sebanyak 96.680 warga setempat digelontor bantuan cadangan beras pemerintah (CDP).

‘’Oktober ini pencairan bulan kedua di termin kedua. Setiap sasaran bantuan menerima 10 kilogram beras per bulan,’’ kata Kabid Ketahanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun Sumini kemarin (7/10).

Sumini menjelaskan, penyaluran bantuan dilaksanakan di masing-masing kelurahan di Kota Madiun.

Advertisement

Setiap sasaran menerima program bantuan beras 60 kilogram (kg) selama enam bulan. Dengan demikian, secara keseluruhan sebanyak 5.800 ton beras digelontorkan untuk bantuan CDP.

‘’Tiap termin dilakukan pencairan tiga kali. Jadi, penyaluran termin kedua hingga bulan depan,’’ jelasnya.

Lebih lanjut, dia menyatakan data penerima bantuan pangan itu berasal dari Kementerian Sosial (Kemensos).

Advertisement

Sehingga, pemkot tidak ikut campur dalam proses penentuan penerimanya. Sebaliknya, tugas pemkot hanya menyalurkan bantuan tersebut.

‘’Semoga bantuan ini tepat sasaran dan bemanfaat bagi penerima,’’ harapnya.

Menurut Sumini, pemberian bantuan CDP itu bertujuan untuk mengendalikan harga beras yang tengah melambung.

Terlebih dalam dua bulan terakhir beras menjadi penyumbang utama komoditas inflasi. ‘’Harapannya program bantuan pangan ini juga untuk menekan harga beras yang naik,’’ ujarnya. (ggi/her)

Advertisement
Editor : Mizan Ahsani
Sumber : Radar Madiun

Artikel Terkait

Mentan Umumkan Daftar 25 Merek Beras Fortifikasi Palsu: Dijual Mahal, Izin Edar Dicabut 

Mentan Umumkan Daftar 25 Merek Beras Fortifikasi Palsu: Dijual Mahal, Izin Edar Dicabut 

Kementerian Pertanian (Kementan) membongkar 25 produk beras fortifikasi diduga palsu.

Makna Pisang, Beras, dan Jagung dalam Sajen Jawa, Ternyata Bukan Sekadar Makanan

Makna Pisang, Beras, dan Jagung dalam Sajen Jawa, Ternyata Bukan Sekadar Makanan

Pisang, beras, dan jagung dalam sajen Jawa bukan sekadar hasil bumi. Ketiganya menyimpan simbol kehidupan, pangan, dan rasa syukur.

Cukup Geser Tuas, Inovasi Mesin Selep ITS Bisa Beralih dari Bensin ke Baterai Tenaga Surya

Cukup Geser Tuas, Inovasi Mesin Selep ITS Bisa Beralih dari Bensin ke Baterai Tenaga Surya

Tim Abmas ITS menghadirkan inovasi Mesin Selep Dual Energi berbahan bakar bensin dan baterai di Magetan guna membantu petani menekan biaya operasional penggilingan padi.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer