Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Berdaya di Balik Jeruji Besi, Puluhan Napi Lapas Madiun Tekuni Konveksi

M
Penulis: Mizan Ahsani❯
TELATEN: Sejumlah narapida Lapas Kelas I Madiun berlatih keterampilan menjahit. (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)
TELATEN: Sejumlah narapida Lapas Kelas I Madiun berlatih keterampilan menjahit. (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Napi Lapas Kelas I Madiun digembleng keterampilannya. Bahkan, puluhan warga binaan itu telah diterima bekerja di salah satu perusahaan swasta di bidang industri konveksi.


Advertisement

"Bersamaan program beasiswa, kami juga bekerja sama dengan perusahaan konveksi," ujar Kalapas Kelas I Madiun Kadek Anton Budiharta, Rabu (18/10).

Anton menyebutkan, ada sebanyak 60 napi yang menjadi pekerja konveksi. Seluruhnya telah mengikuti pelatihan dasar produksi industri tersebut.

Sehingga, mereka akan mampu memproduksi segala jenis kebutuhan konveksi.

Advertisement

"Rencananya, perusahaan akan mendatangkan 100 mesin produksi. Ini akan menjadi kegiatan padat karya di lapas," katanya.

Anton mengaku bahwa pihaknya bersama dengan perusahaan tersebut menjalankan sistem manajemen yang profesional.

Termasuk memberikan upah bagi napi yang bekerja. Hanya, sebagian upah bakal ditabung agar kelak dapat digunakan napi setelah rampung menjalani masa hukuman.

Advertisement

"Selain napi mendapat keterampilan, mereka juga mendapat upah," ungkapnya.

Sebelumnya, mereka yang terpilih menjadi pekerja telah menjalani asesmen oleh petugas.

Proses asesmen dilakukan petugas dengan menilai latar belakang pendidikan dan sosial napi. Kemudian, juga menyesuaikan minat, bakat serta keahlian napi. "Hasil asesmen sebagai dasar penempatan program bagi napi," kata Anton. (ggi/her)

Advertisement
Editor : Mizan Ahsani
Sumber : Radar Madiun

Artikel Terkait

Tahun Ajaran Baru Bawa Berkah, Penjahit Seragam di Ngawi Kebanjiran Pesanan

Tahun Ajaran Baru Bawa Berkah, Penjahit Seragam di Ngawi Kebanjiran Pesanan

Permintaan seragam sekolah di Ngawi melonjak menjelang tahun ajaran baru. Penjahit mengaku kewalahan hingga kesulitan mencari tenaga tambahan.

Ada Kongkalikong? Pemilik Motor GL100 di Kebonsari Madiun Mengaku Kenal Pelaku Penipuan

Ada Kongkalikong? Pemilik Motor GL100 di Kebonsari Madiun Mengaku Kenal Pelaku Penipuan

AD (24) asal Magetan curiga menjadi korban komplotan penipuan segitiga di Kebonsari, Madiun, usai pemilik motor kedapatan kongkalikong dengan pelaku daring.

Penipuan Jual Beli Motor di Kebonsari Madiun: Pemilik Bohongi Pembeli, Uang Rp 8 Juta Amblas

Penipuan Jual Beli Motor di Kebonsari Madiun: Pemilik Bohongi Pembeli, Uang Rp 8 Juta Amblas

Seorang pemuda asal Magetan menjadi korban penipuan segitiga saat membeli motor Honda GL100 di Kebonsari, Madiun. Korban merugi Rp 8,5 juta dan menduga ada kongkalikong komplotan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer