Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Legislatif-Eksekutif Sahkan Raperda APBD 2024 Kota Madiun, Sepakati Empat Program Prioritas

M
Penulis: Mizan Ahsani❯
SAH: Pimpinan DPRD Istono dan Armaya bersama Wali Kota Maidi beserta Wawali Inda Raya meneken nota kesepahaman penetapan raperda APBD 2024 menjadi perda, Kamis (2/11). (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)
SAH: Pimpinan DPRD Istono dan Armaya bersama Wali Kota Maidi beserta Wawali Inda Raya meneken nota kesepahaman penetapan raperda APBD 2024 menjadi perda, Kamis (2/11). (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Rancangan peraturan daerah (raperda) tentang APBD 2024 disahkan DPRD dan Pemkot Madiun, Kamis (2/11).


Advertisement

Pengesahan raperda terkait APBD Kota Madiun tahun depan itu didahului dengan penyampaian pandangan akhir semua fraksi.

‘’Alhamdulillah legislatif dan eksekutif menyepakati raperda APBD 2024 untuk ditetapkan menjadi perda,’’ kata Wakil Ketua DPRD Kota Madiun Istono.

Kendati sudah disahkan, Istono mengungkapkan bahwa raperda itu masih disertai saran dan masukan. Hanya, catatannya masih konteks wajar.

Advertisement

‘’Mayoritas fraksi memberikan apresiasi atas keberhasilan kepemimpinan MaDa (Maidi-Inda Raya) 2019–2023. Ini kado spesial MaDa dalam mengabdikan diri membangun Kota Madiun,’’ terangnya.

Lebih lanjut, pihaknya memastikan raperda APBD 2024 telah mengakomodir seluruh program sesuai dengan RPJMD 2019–2024.

Termasuk di antaranya program yang concern untuk mengurangi angka kemiskinan dengan nilainya anggaran sebesar Rp 241,1 miliar.

Advertisement

‘’Raperda APBD 2024 memihak rakyat. Posting anggaran pemberdayaan hingga bantuan sosial luar biasa nilainya. Ini bukti Pemkot Madiun sangat peduli terhadap warganya,’’ ujar Istono.

Sementara itu, Wali Kota Maidi menyatakan rancangan APBD 2024 sudah sesuai dengan visi-misinya.

Pun, sektor kesehatan, pendidikan, ekonomi dan kesejahteraan masyarakat masih menjadi fokusnya tahun depan. ‘’Desain raperda APBD 2024 masih (produk) MaDa,’’ ucapnya.

Menurutnya, ada empat program prioritas yang ditetapkan tahun depan.

Meliputi penguatan penerapan reformasi birokrasi berbasis smart city; peningkatan kemandirian ekonomi yang inklusif untuk mewujudkan pemerataan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, percepatan kualitas hidup masyarakat melalui inklusifitas sosial; serta penguatan infrastruktur yang berkualitas dan berwawasan lingkungan.

‘’Prinsipnya, semua program untuk kesejahteraan masyarakat tidak boleh ditunda. Infrasturktur yang tidak berkaitan dengan pembangunan ekonomi boleh dikurangi,’’ kata Maidi. (ggi/her/*)

Advertisement
Editor : Mizan Ahsani
Sumber : Radar Madiun

Artikel Terkait

Kiprah Inspiratif Didik Haryono: Jurnalis, Kades, Legislator, Kini Raih Radar Madiun Awards 2026

Kiprah Inspiratif Didik Haryono: Jurnalis, Kades, Legislator, Kini Raih Radar Madiun Awards 2026

Dari jurnalistik, pemerintahan desa, lalu parlemen. Itulah perjalanan karier Didik Haryono. Pengalaman yang dimiliki menjadi bekal sebagai anggota DPRD Magetan 2025–2030 dan Ketua DPD Partai Golkar. Magetan

Gelar Paripurna Istimewa, DPRD Kabupaten Madiun dan Pemkab Madiun Siap Selaraskan Program Pusat

Gelar Paripurna Istimewa, DPRD Kabupaten Madiun dan Pemkab Madiun Siap Selaraskan Program Pusat

DPRD Kabupaten Madiun menggelar rapat paripurna istimewa mendengar pidato kenegaraan presiden. Program pusat siap diselaraskan sampai daerah.

DPRD Kabupaten Madiun Sepakati Propemperda 2026 dan KUA-PPAS 2027, Belanja Tembus Rp2,021 Triliun

DPRD Kabupaten Madiun Sepakati Propemperda 2026 dan KUA-PPAS 2027, Belanja Tembus Rp2,021 Triliun

DPRD Kabupaten Madiun menyepakati perubahan Propemperda 2026 dan KUA-PPAS 2027 dengan proyeksi belanja Rp2,021 triliun.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer