Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sedang Proses Pavingisasi, Puluhan Kios Pasar Sleko Kota Madiun Nganggur

M
Penulis: Mizan Ahsani❯
TERUS BERBENAH: Disdag Kota Madiun ingin kawasan sekitar puluhan kios Pasar Sleko tidak becek saat turun hujan. (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)
TERUS BERBENAH: Disdag Kota Madiun ingin kawasan sekitar puluhan kios Pasar Sleko tidak becek saat turun hujan. (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Rehabilitasi Pasar Sleko belum benar-benar rampung. Puluhan kios nganggur untuk sementara waktu.


Advertisement

‘’Masih ada penyempurnaan dengan pemasangan paving di sekitar lokasi,’’ kata Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Madiun Ansar Rasidi, Selasa (23/1).

Ansar mengungkapkan, pavingisasi di sekitar kios itu tidak include paket proyek rehabilitasi garapan dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (DPUPR) setempat tahun lalu.

Sehingga, disdag perlu cawe-cawe menyempurnakan kawasan.

Advertisement

‘’Di sekitar kios masih berupa tanah, becek saat hujan. Pavingisasi agar pengunjung dan pedagang nyaman,’’ ujarnya.

Ansar berhitung, rencana pekerjaan itu menyasar 47 kios dagang. Seluruhnya belum normal beroperasi.

Namun, dia mengklaim pekerjaan tidak butuh waktu lama. Estimasi awal Februari selesai.

Advertisement

‘’Saat ini kami mengarahkan pedagang untuk bersiap menempati kios baru,’’ ujarnya.

Ansar menyampaikan, jumlah pedagang yang akan menempati sesuai dengan jumlah kios yang ada.

Tidak ada penambahan maupun pengurangan. Kios berukuran variatif. Mulai 6–10 meter persegi per kios.

Luas kumulatif bangunan sekitar 446 meter persegi. ‘’Rehab kios disesuaikan jumlah kios lama,’’ jelasnya.

Dia menambahkan, rehabilitasi puluhan kios dengan anggaran Rp 1 miliar itu merupakan bagian dari penataan pasar tradisional.

Karena selama ini kondisi pasar terkesan kumuh dan kurang tertata rapi. ‘’Prinsip, agar lebih rapi dengan menyelaraskan bangunan utama pasar dan pujasera,’’ pungkasnya. (ggi/den)

Rehab Pasar Sleko

47 kios direhabilitasi

6-10 meter persegi luas per kios

446 meter persegi total luas bangunan

Rp 1 miliar anggaran

Advertisement
Editor : Mizan Ahsani
Sumber : Radar Madiun

Artikel Terkait

Ada Kongkalikong? Pemilik Motor GL100 di Kebonsari Madiun Mengaku Kenal Pelaku Penipuan

Ada Kongkalikong? Pemilik Motor GL100 di Kebonsari Madiun Mengaku Kenal Pelaku Penipuan

AD (24) asal Magetan curiga menjadi korban komplotan penipuan segitiga di Kebonsari, Madiun, usai pemilik motor kedapatan kongkalikong dengan pelaku daring.

Penipuan Jual Beli Motor di Kebonsari Madiun: Pemilik Bohongi Pembeli, Uang Rp 8 Juta Amblas

Penipuan Jual Beli Motor di Kebonsari Madiun: Pemilik Bohongi Pembeli, Uang Rp 8 Juta Amblas

Seorang pemuda asal Magetan menjadi korban penipuan segitiga saat membeli motor Honda GL100 di Kebonsari, Madiun. Korban merugi Rp 8,5 juta dan menduga ada kongkalikong komplotan.

Hukum Nikah Siri Tersangka Mutilasi Madiun DBM dan DH: Tak Sah secara Negara, Cacat Syarat Agama

Hukum Nikah Siri Tersangka Mutilasi Madiun DBM dan DH: Tak Sah secara Negara, Cacat Syarat Agama

Status pernikahan siri tersangka mutilasi Madiun dan korban terbukti tidak sah secara hukum negara dan dipertanyakan secara agama. Status ini tak ringankan jerat pidana mati.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer