Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mitigasi Perubahan Iklim, Pejabat Pemkot Madiun Serempak Tanam Pohon

E
Penulis: Erlita H❯
PEDULI LINGKUNGAN: Gerakan penanaman pohon serempak dilakukan oleh Pj Wali Kota Madiun Eddy Supriyanto bersama dengan kepala OPD, camat dan lurah di TPA Winongo, Rabu (24/7). (BAGAS BIMANTARA/JAWA POS
PEDULI LINGKUNGAN: Gerakan penanaman pohon serempak dilakukan oleh Pj Wali Kota Madiun Eddy Supriyanto bersama dengan kepala OPD, camat dan lurah di TPA Winongo, Rabu (24/7). (BAGAS BIMANTARA/JAWA POS

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Aksi mitigasi perubahan iklim gencar dilakukan pemkot. Bentuknya berupa penanaman bibit pohon di ruang terbuka yang ada di TPA Winongo. Gerakan pengendalian perubahan iklim tersebut dicanangkan Pj Wali Kota Madiun Eddy Supriyanto, Rabu (24/7). ‘’Kami mengajak seluruh masyarakat dan stakeholder untuk bersama-sama menanam pohon,’’ ucapnya.


Advertisement

Kegiatan penanaman bibit pohon serempak itu sekaligus sebagai upaya meningkatkan wawasan dan dukungan masyarakat atas pelaksanaan program pembangunan maupun rehabilitasi lingkungan hidup. ‘’Dengan harapan, 2–3 tiga tahun ke depan pohon yang sudah ditanam itu bisa mengurangi dan membantu menurunkan suhu serta dampak gas rumah kaca,’’ terang Eddy.

Dia juga bakal memanfaatkan koneksinya dengan Jumadi, Kepala Dinas Kehutanan Jatim untuk memberikan bantuan bibit pohon. Yang mana, bibit pohon itu akan ditanam di beberapa ruas jalan lingkungan.

cukai
cukai

‘’Jadi, kami minta data dari masing-masing kelurahan untuk kebutuhan bibit pohonnya. Setelah itu kami koordinasikan dengan dinas kehutanan,’’ ujar Eddy yang juga merangkap jabatan sebagai Kepala Bakesbangpol Jatim tersebut.

Selain menggerakkan masyarakat untuk menanam pohon baru, Eddy juga menganjurkan penyediaan tempat sampah organik di masing-masing RT. Dengan begitu, setidaknya bisa mengurangi 50–70 persen volume sampah yang dibuang ke TPA.

Advertisement

Sebab, menurut dia, saat ini produksi sampah rumah tangga sudah mencapai 129 ton per hari. Eddy beranggapan jika itu terus dibiarkan TPA Winongo bakal overload.

‘’Kami coba buat inisiatif untuk mengelola sampah dari hulu sampai hilir. Nanti kami sampaikan juga ke pedagang pasar untuk mengirit penggunaan kantong plastik agar bisa mengurangi volume sampah,’’ paparnya. (mg1/her/*)

Advertisement
Editor : Hengky Ristanto
Sumber : Radar Madiun

Artikel Terkait

50 Hektare Sawah di Kota Madiun Terancam Kekurangan Air, DKPP Uji Coba Padi Gogo

50 Hektare Sawah di Kota Madiun Terancam Kekurangan Air, DKPP Uji Coba Padi Gogo

Sekitar 50 hektare sawah di Kota Madiun terancam kekurangan air. DKPP menyiapkan uji coba padi gogo seluas satu hektare di Manisraya.

5.368 Siswa SD-SMP di Kota Madiun Terima Seragam Gratis, Ada Bantuan Ongkos Jahit

5.368 Siswa SD-SMP di Kota Madiun Terima Seragam Gratis, Ada Bantuan Ongkos Jahit

Pemkot Madiun membagikan seragam gratis kepada 5.368 siswa SD-SMP. Sebanyak 4.393 siswa sekolah negeri juga mendapat ongkos jahit Rp 300 ribu.

Pohon Tumbang Ancam Pengguna Jalan di Kota Madiun, BPBD Siaga 24 Jam

Pohon Tumbang Ancam Pengguna Jalan di Kota Madiun, BPBD Siaga 24 Jam

Hujan angin memicu pohon tumbang di Pilangbango dan Kanigoro, Kota Madiun. BPBD menyiagakan personel 24 jam menghadapi cuaca ekstrem.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer