Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Lapak Pedagang Gulun Ditata Bertahap, Progres Pengerjaan Surplus 31,3 Persen

E
Penulis: Erlita H❯
ESTETIKA: Pembangunan lapak UMKM baru dilakukan Disperkim Kota Madiun untuk menata keberadaan warung di kawasan Lapangan Gulun. (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)
ESTETIKA: Pembangunan lapak UMKM baru dilakukan Disperkim Kota Madiun untuk menata keberadaan warung di kawasan Lapangan Gulun. (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Rehabilitasi ruang terbuka hijau (RTH) Lapangan Gulun sepertinya bisa selesai lebih cepat.


Advertisement

Pasalnya, sampai saat ini proyek penambahan lapak di kawasan tersebut tercatat surplus.

Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Madiun membeberkan, semula rencana progres rehabilitasi RTH Lapangan Gulun ditargetkan mencapai 18,647 persen.

Namun, realisasi di lapangan ternyata terjadi percepatan hingga 50,041 persen.

Advertisement

Dengan demikian, ada deviasi atau surplus 31,394 persen dari pengerjaan proyek senilai Rp 1 miliar itu.

’’Yang didata adalah lapak di bagian barat lapangan,’’ kata Kabid Prasarana Sarana dan Utilitas RTH, PJU, dan Pemakaman Disperkim Kota Madiun Andi Anto.

Menurutnya, lapak di bagian barat Lapangan Gulun yang biasa dimanfaatkan untuk warung memang belum tertata rapi.

Advertisement

Mulai tahun lalu, penataan tahapan pertama telah dilakukan dan dilanjutkan kembali tahun ini.

Adapun konsep penataan lapak dirupakan pujasera atau foodcourt.

’’Kalau lapak (tahap) pertama lalu sudah ada (dibangun) empat lapak dan dua tingkat. Lantai satu rencananya untuk jualan, sedangkan lantai dua untuk pembeli,’’ terangnya.

Pada tahun ini, kata Andi Anto, ditambah enam bilik lapak.

Jumlah itu untuk mengakomodir keberadaan pelaku UMKM yang ada di kawasan tersebut.

Pihaknya mendata total ada 12 lapak yang nanti siap digunakan.

’’Akhir tahun ini sudah bisa ditempati dan pedagang dapat direlokasi ke lapak yang baru,’’ ujarnya.

Dijelaskannya, penataan kawasan Gulun dilakukan bertahap.

Diawali dari bagian barat lapangan, kemudian dilanjutkan sisi utara, timur dan selatan.

Andi Anto berharap penataan yang dilakukan tersebut dapat menarik kunjungan masyarakat.

’’Apalagi, fungsi Lapangan Gulun sangat global. Selain dijadikan tempat olahraga, bisa digunakan untuk tempat kuliner. Juga untuk tempat-tempat event yang sangat strategis,’’ jelas Andi Anto.

Selama proses pembangunan lapak dilakukan, kata dia, sejumlah pedagang direlokasi sementar ke sisi selatan.

Tapi, setelah pengerjaannya selesai para pedagang bisa menempati lapak tersebut.

Di samping itu, dalam perencanaan penataan kawasan Lapangan Gulun para paguyuban pedagang juga dilibatkan.

Mengingat keberadaan lapak-lapak tersebut nantinya bakal mereka tempati.

’’Yang jelas, rencana (penataan kawasan Lapangan Gulun) sampai utara. Masih menunggu anggarannya. Terlebih keberadaan pedagang di Gulun terus berkembang,’’ tandasnya. (err/her)

Tentang Rehab Kawasan Lapangan Gulun

Target perencanaan: 18,647 persen

Realisasi pekerjaan: 50,041 persen

Deviasi pekerjaan: surplus 31,394 persen 

Pembangunan Lapak Tahun 2023

Jumlah: empat bilik lapak

Alokasi anggaran: Rp 800 juta

Pembangunan Lapak Tahun 2024

Jumlah: enam bilik lapak

Alokasi anggaran Rp 1 miliar

Waktu pelaksanaan: Agustus–November

Advertisement
Editor : Mizan Ahsani
Sumber : Radar Madiun

Artikel Terkait

Dorong UMKM Naik Kelas, Dinsos Kabupaten Madiun Bekali 100 KPM Ilmu Packaging dan Digital Marketing

Dorong UMKM Naik Kelas, Dinsos Kabupaten Madiun Bekali 100 KPM Ilmu Packaging dan Digital Marketing

Dinas Sosial Kabupaten Madiun menggelar pelatihan kemasan produk dan digital marketing bagi 100 KPM UEP KUBE agar usahanya mampu naik kelas menembus pasar modern.

Lahirkan Inovasi GEMPAR UMKM, Strategi Jitu Bawa Produk Lokal Magetan Tembus Retail Modern

Lahirkan Inovasi GEMPAR UMKM, Strategi Jitu Bawa Produk Lokal Magetan Tembus Retail Modern

Inovasi GEMPAR UMKM gagasan Diantina Wiwied Pribadi hadir untuk menjembatani produk lokal Magetan agar mampu bersaing dan menembus rak pasar retail modern.

Bupati Magetan Dorong UMKM Go Digital Lewat PPRM 2026, Bidik Pasar ASEAN

Bupati Magetan Dorong UMKM Go Digital Lewat PPRM 2026, Bidik Pasar ASEAN

Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti mendorong UMKM memanfaatkan pemasaran digital lewat PPRM 2026 untuk memperluas pasar.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer