Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Siswa SMP-MTs di Madiun Tanam Cabai dan Tomat Lewat Program SPI, Hasilnya Mengejutkan!

E
Penulis: Erlita H❯
Photo
Photo

Jawa Pos Radar Madiun – Program Sekolah Peduli Inflasi (SPI) di Kota Madiun terus bergulir.


Advertisement

Kemarin (20/5), tujuh sekolah menjalani penilaian dari tim juri yang terdiri atas perwakilan Universitas Islam Kadiri (Uniska) dan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun.

Tujuh sekolah itu antara lain SMP Darul Madinal, SMPN 14, SMPN 4, SMP Taman Bakti, SMP PSM, SMPN 6, dan SMPN 2.

Setiap sekolah memamerkan hasil tanam bibit cabai dan tomat yang telah mereka rawat sejak akhir April.

Advertisement

Salah satunya SMPN 4 Kota Madiun. Pembina SPI Dinar Ekawati menyebut tahap awal penanaman dilakukan sejak 28 April.

Saat itu, mereka menerima 50 bibit tomat, cabai imola, dan cabai rawit asmoro.

‘’Tahap kedua, 7 Mei lalu, kami dapat tambahan 100 bibit cabai. Jadi total ada 250 bibit yang kami tanam,’’ ujarnya.

Advertisement

Bibit-bibit tersebut dipindah ke galon besar, diberi nutrisi hidroponik, vitamin B1, hingga pestisida.

Perawatan intensif dilakukan karena cuaca kerap menjadi tantangan.

‘’Hujan terus-menerus bikin cabai gampang keriting. Tapi tomat tumbuh bagus, rata-rata 26–30 cm,’’ jelasnya.

Lebih dari sekadar lomba, SPI memberi dampak positif bagi siswa.

Menurut Dinar, para siswa jadi terbiasa menyiram dan merawat tanaman.

‘’Mereka senang lihat tanamannya tumbuh. Banyak yang ingin menanam sendiri di rumah,’’ tuturnya.

Sementara itu, di SMPN 14, para siswa rutin merawat tanaman setiap pagi dan sore. Namun, cuaca ekstrem juga jadi kendala.

‘’Karena lokasi tanam dekat genteng, saat hujan deras kami gotong royong pindahkan tanaman,’’ terang Umi Hidayati, koordinator SPI di sekolah tersebut.

Sebagai langkah antisipasi, pihak sekolah menyiapkan paranet dan meninggikan area tanam agar tidak tergenang.

Dari total 250 bibit, sebagian besar berhasil tumbuh, meski ada juga yang mati.

‘’Harapannya, setelah lulus siswa bisa tanam sendiri di rumah,’’ pungkasnya. (err/her/prog)

Advertisement
Editor : Hengky Ristanto
Sumber : Radar Madiun

Artikel Terkait

Video Hajatan di Rel PT INKA Madiun Kembali Viral, Ternyata Kejadian Lama

Video Hajatan di Rel PT INKA Madiun Kembali Viral, Ternyata Kejadian Lama

Video hajatan di jalur langsir PT INKA Madiun kembali viral. KAI menyebut rekaman lama, sementara Kelurahan Sukosari mengingatkan larangan.

BPBD Kota Madiun Petakan Kawasan Rawan Pohon Tumbang saat Angin Kencang

BPBD Kota Madiun Petakan Kawasan Rawan Pohon Tumbang saat Angin Kencang

BPBD Kota Madiun mewaspadai angin kencang di lima kawasan rawan pohon tumbang. Tujuh pompa portabel disiagakan menghadapi musim hujan.

POPDA Jatim 2026, Tim Basket Kota Madiun Langsung Hadapi Surabaya di Laga Perdana

POPDA Jatim 2026, Tim Basket Kota Madiun Langsung Hadapi Surabaya di Laga Perdana

Kota Madiun mengirim 24 atlet basket ke POPDA Jatim 2026 di Ngawi. Tim putra langsung menghadapi Surabaya, sementara tim putri melawan Mojokerto.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer