Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Seragam Gratis, Laptop, hingga BOS: Pemkot Madiun Serius Wujudkan Sekolah Gratis

E
Penulis: Erlita H❯
Wali Kota Madiun Maidi pastikan semua arahan pusat soal sekolah gratis akan dijalankan, termasuk dukungan fasilitas di sekolah swasta. DOK RADAR MADIUN
Wali Kota Madiun Maidi pastikan semua arahan pusat soal sekolah gratis akan dijalankan, termasuk dukungan fasilitas di sekolah swasta. DOK RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Pemkot menyatakan kesiapannya menindaklanjuti putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait kewajiban negara menyediakan pendidikan dasar sembilan tahun secara gratis.


Advertisement

Tak terkecuali sekolah swasta tertentu yang akan ikut dibiayai.

Wali Kota Maidi menegaskan bahwa segala bentuk arahan pemerintah pusat, termasuk petunjuk teknis (juknis), bakal dijalankan penuh.

“Apakah nanti gratis begini begitu, saya akan mewadahi keputusan pusat. Ada juknisnya, semua akan saya lakukan,” ujarnya kemarin (31/7).

Advertisement

Menurut Maidi, tak boleh ada anak yang putus sekolah karena alasan biaya.

Upaya pemerintah pusat disebutnya sejalan dengan visi menyiapkan generasi emas 2045.

Karena itu, berbagai fasilitas pendukung pendidikan telah diberikan.

Advertisement

Mulai dari seragam gratis, angkutan pelajar, hingga laptop untuk siswa.

“Peserta didik harus nyaman agar bisa konsentrasi belajar,” tegasnya.

Mengenai pembiayaan sekolah swasta, Maidi menyebut tidak ada kendala.

Dana operasional akan bersumber dari Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Apalagi mayoritas sekolah di Kota Madiun berstatus negeri.

“Anak-anak dari PAUD, TK, SD, hingga SMP saya pantau semua,” lanjutnya.

Ia juga menyoroti tantangan demografi di wilayahnya.

Saat ini angka kelahiran (fertility rate) hanya 1,85.

Kondisi itu menyebabkan sejumlah sekolah kekurangan murid.

“Nanti yang punya anak dua, anak kedua akan kami beri fasilitas. Tapi masih dikaji dulu,” ungkap Maidi.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun, Lismawati, menambahkan bahwa sejumlah fasilitas telah disalurkan ke sekolah, baik negeri maupun swasta.

Termasuk seragam, ongkos jahit, wifi, dan chromebook.

“Kota Madiun ini luar biasa dalam mengawal pendidikan,” katanya. (err/den)

Advertisement

Artikel Terkait

KPK Terbitkan Sprindik Umum Dugaan TPPU, Usut Aliran Uang Gratifikasi hingga Konversi Aset

KPK Terbitkan Sprindik Umum Dugaan TPPU, Usut Aliran Uang Gratifikasi hingga Konversi Aset

KPK melebar ke penyidikan TPPU Pemkot Madiun. Rumah Wali Kota nonaktif Maidi hingga sejumlah kantor OPD digeledah guna lacak aset.

Sidang Maidi Ungkap ATM Dititipkan ke Pemilik Butik, PIN Ikut Diserahkan

Sidang Maidi Ungkap ATM Dititipkan ke Pemilik Butik, PIN Ikut Diserahkan

Sidang Maidi mengungkap kartu ATM beserta PIN dititipkan kepada pemilik butik. Kartu disebut digunakan membayar pakaian hingga pemeriksaan gigi.

Terungkap di Sidang, Ajudan Maidi Pegang ATM Pribadi dan Bagikan Uang ke Pekerja TPA

Terungkap di Sidang, Ajudan Maidi Pegang ATM Pribadi dan Bagikan Uang ke Pekerja TPA

Ajudan Maidi mengaku memegang ATM Bank Jatim milik wali kota nonaktif dan menyalurkan uang kepada pekerja TPA Winongo.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer