Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

DPRD Kota Madiun 2024–2029 Genap Setahun, Ini Daftar Perda dan Raperda yang Dihasilkan

H
Penulis: Hengky Ristanto❯
Ketua DPRD Kota Madiun Armaya bersama Wakil Ketua DPRD Sutardi memberikan potongan tumpeng kepada Wali Kota Maidi saat perayaan setahun masa jabatan anggota DPRD 2024–2029, Selasa (26/8).
Ketua DPRD Kota Madiun Armaya bersama Wakil Ketua DPRD Sutardi memberikan potongan tumpeng kepada Wali Kota Maidi saat perayaan setahun masa jabatan anggota DPRD 2024–2029, Selasa (26/8).

Jawa Pos Radar Madiun – Satu tahun perjalanan DPRD Kota Madiun periode 2024–2029 dinilai mumpuni.


Advertisement

Sejak dilantik 26 Agustus 2024, wakil rakyat telah menuntaskan tiga fungsi utama dewan: legislasi, anggaran, dan pengawasan.

Wakil Ketua DPRD Kota Madiun Sutardi menyebut, sepanjang setahun terakhir dewan bersama pemkot menghasilkan satu perda dan delapan raperda.

Tiga di antaranya inisiatif legislatif, yakni Raperda Keprotokolan, Raperda Penyelenggaraan Kota Cerdas, dan Raperda Keterbukaan Informasi Publik.

Advertisement

Dalam fungsi anggaran, DPRD bersama pemkot berhasil menjaga opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK selama delapan tahun berturut-turut.

Sedangkan fungsi pengawasan ditujukan untuk memastikan program pemkot sesuai ketentuan.

Ketua DPRD Kota Madiun Armaya menambahkan, evaluasi rutin dilakukan agar target raperda rampung sesuai rencana kerja.

Advertisement

’’Satu perda sudah ditetapkan, delapan hingga sembilan lainnya ditargetkan selesai tahun ini,’’ ujarnya.

Wali Kota Maidi menegaskan pentingnya sinergi antara eksekutif dan legislatif.

’’Wah, top. Bagus. Sinergi banget. Karena Madiun mau mendunia harus sinergi. Satu tahun saja sudah seperti ini, apalagi nanti dua tahun, tiga tahun,’’ ucapnya. (her)

Advertisement

Artikel Terkait

Update Kasus Mutilasi Ibu dan Anak di Madiun, Ini Kata Polisi Soal Jumlah Tersangka

Update Kasus Mutilasi Ibu dan Anak di Madiun, Ini Kata Polisi Soal Jumlah Tersangka

Polresta Madiun Kota memastikan Dwi Bagus Martono masih menjadi tersangka tunggal dalam kasus pembunuhan dan mutilasi ibu beserta anaknya. Penyidikan terus didalami Polda Jatim.

116 Kebakaran Terjadi di Kota Madiun, Kecamatan Manguharjo Terbanyak

116 Kebakaran Terjadi di Kota Madiun, Kecamatan Manguharjo Terbanyak

Kota Madiun mencatat 116 kebakaran, terbanyak di Manguharjo dengan 50 kasus. Sekitar 70–80 persen kejadian merupakan kebakaran lahan dan vegetasi kering.

Kronologi Pembunuhan Ibu-Anak Kota Madiun: Jasad Dibakar, Tulang Digiling, Abu Dilarung

Kronologi Pembunuhan Ibu-Anak Kota Madiun: Jasad Dibakar, Tulang Digiling, Abu Dilarung

Pelarian Dwi Bagus Martono, pembunuh ibu dan anak di Madiun, berakhir di Jombang. Tersangka membakar dan menggiling jasad korban untuk menghilangkan jejak.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer