Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

DPRD Yakin PAD Kota Madiun 2025 Lampaui Target Rp 295 Miliar

H
Penulis: Hengky Ristanto❯
Wakil Ketua DPRD Kota Madiun, Istono, menyampaikan apresiasi atas kinerja Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) bersama OPD lain yang mampu memaksimalkan potensi daerah. BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN
Wakil Ketua DPRD Kota Madiun, Istono, menyampaikan apresiasi atas kinerja Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) bersama OPD lain yang mampu memaksimalkan potensi daerah. BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Pendapatan asli daerah (PAD) Kota Madiun tahun 2025 dipastikan berpotensi melampaui target.


Advertisement

Hingga Agustus, realisasi penerimaan sudah mencapai 74 persen dari target pasca-PAK senilai Rp 295,004 miliar.

Wakil Ketua DPRD Kota Madiun, Istono, menyampaikan apresiasi atas kinerja Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) bersama OPD lain yang mampu memaksimalkan potensi daerah.

“Alhamdulillah, kita kasih apresiasi. Saya yakin sampai akhir tahun target bisa terlampaui,” ujarnya, Jumat (29/8).

Advertisement

Adapun rincian target PAD tahun ini berasal dari pajak daerah sebesar Rp 147,118 miliar dan retribusi Rp 122,292 miliar.

Kemudian, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan Rp 14,203 miliar, serta lain-lain pendapatan yang sah Rp 11,389 miliar.

Menurut Istono, geliat ekonomi Kota Madiun menjelang akhir tahun semakin terasa.

Advertisement

Pergerakan UMKM, tingginya aktivitas masyarakat, hingga meningkatnya kunjungan wisatawan dan okupansi perhotelan memberi kontribusi besar.

“Kegiatan ekonomi di kota ini luar biasa. Banyak masyarakat singgah, UMKM bergerak, perhotelan berkembang,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya kemandirian daerah melalui optimalisasi PAD.

Tanpa itu, daerah hanya bergantung pada pemerintah pusat dengan ruang gerak terbatas.

“Dengan PAD yang ada, wali kota punya keleluasaan berinovasi sesuai RPJMD dan RKPD,” tandasnya.

Meski target PAD tahun ini dinaikkan, DPRD tetap optimistis.

“Saya yakin bisa lampaui target. Gerakan ekonomi kota ini betul-betul terasa, ditambah inovasi pemda dalam menggerakkan roda ekonomi,” pungkas Istono. (her)

Advertisement

Artikel Terkait

PAD Kabupaten Madiun Baru 59 Persen, Madiun Umbul Square Masih Zero Setoran

PAD Kabupaten Madiun Baru 59 Persen, Madiun Umbul Square Masih Zero Setoran

PAD Kabupaten Madiun baru terealisasi Rp253,8 miliar atau 59 persen. Madiun Umbul Square tercatat masih nihil setoran hingga triwulan ketiga.

Penerimaan PBB-P2 Ngawi Baru 35,60 Persen, Bakeu Kejar Target Rp 33 Miliar

Penerimaan PBB-P2 Ngawi Baru 35,60 Persen, Bakeu Kejar Target Rp 33 Miliar

Bakeu Ngawi mempercepat penerimaan PBB-P2. Realisasi baru 35,60 persen, target Rp 33 miliar dikejar hingga akhir tahun.

BPK Temukan Celah Pengelolaan Pajak Daerah, DPRD Magetan Soroti Potensi PAD

BPK Temukan Celah Pengelolaan Pajak Daerah, DPRD Magetan Soroti Potensi PAD

BPK menemukan sejumlah celah pengelolaan pajak daerah di Magetan. DPRD meminta pemetaan potensi PAD dan evaluasi menyeluruh.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer