Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemkot Madiun Manfaatkan Food Waste MBG Jadi Pakan Lele dan Bebek

E
Penulis: Erlita H❯
Wali Kota Madiun Maidi meninjau uji coba pemanfaatan sisa makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai pakan ternak di Kota Madiun. Bagas Bimantara/Jawa Pos Radar Madiun
Wali Kota Madiun Maidi meninjau uji coba pemanfaatan sisa makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai pakan ternak di Kota Madiun. Bagas Bimantara/Jawa Pos Radar Madiun

Jawa Pos Radar Madiun – Pemkot Madiun mulai mengelola limbah sisa makanan dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar tidak terbuang percuma.


Advertisement

Food waste dari sekolah-sekolah akan dimanfaatkan sebagai pakan ternak bebek, lele, dan kelinci yang dikembangkan di kawasan Ngrowo Bening.

Wali Kota Madiun Maidi mengatakan, pemanfaatan sisa makanan MBG telah melalui tahap uji coba.

Program percontohan dilakukan dengan melibatkan tiga sekolah.

Advertisement

Sisa makanan dari para siswa dikumpulkan dan diberikan sebagai pakan ternak.

“Uji coba sudah kami lakukan. Sisa makanan dimanfaatkan untuk ternak dan hasilnya bagus,” ujar Maidi, Minggu (21/12).

Menurut Maidi, pengelolaan food waste MBG menjadi hal penting agar tidak menimbulkan dampak lingkungan.

Advertisement

Jika dibiarkan, sisa makanan berpotensi mencemari lingkungan dan menambah volume sampah.

Sebagai tindak lanjut, Pemkot Madiun menyiapkan rencana pembangunan 27 titik pengolahan limbah sisa makanan MBG.

Lokasi tersebut akan melayani total 54 sekolah penerima program MBG di Kota Madiun.

“Total ada 54 sekolah. Jadi, setiap tiga sekolah disiapkan satu tempat pengolahan limbah makanan,” jelasnya.

Setiap lokasi pengolahan akan memanfaatkan aset daerah atau lahan kosong milik pemerintah sehingga tidak memerlukan pembebasan lahan baru.

Limbah makanan yang telah dipilah selanjutnya diolah dan dimanfaatkan sebagai pakan ternak.

Maidi menegaskan, MBG tidak hanya berorientasi pada pemenuhan gizi anak sekolah.

Program ini juga dirancang untuk membangun sistem pangan berkelanjutan dan edukasi lingkungan sejak dini.

“Anak-anak bisa diedukasi untuk tidak buang-buang makanan. Dan, kalau ada sisa makanan diberikan kepada hewan ternak yang ada di Ngrowo Bening,” tandasnya. (err/her)

Advertisement

Artikel Terkait

Tiga BUMD Kota Madiun Kompak Jalan Sehat, Perkuat Sinergi di Momentum HUT ke-81 RI

Tiga BUMD Kota Madiun Kompak Jalan Sehat, Perkuat Sinergi di Momentum HUT ke-81 RI

Tiga BUMD Kota Madiun menggelar Jalan Sehat Sinergitas di Ngrowo Bening untuk memperingati HUT RI ke-81 sekaligus memperkuat kolaborasi.

Ada Kongkalikong? Pemilik Motor GL100 di Kebonsari Madiun Mengaku Kenal Pelaku Penipuan

Ada Kongkalikong? Pemilik Motor GL100 di Kebonsari Madiun Mengaku Kenal Pelaku Penipuan

AD (24) asal Magetan curiga menjadi korban komplotan penipuan segitiga di Kebonsari, Madiun, usai pemilik motor kedapatan kongkalikong dengan pelaku daring.

Penipuan Jual Beli Motor di Kebonsari Madiun: Pemilik Bohongi Pembeli, Uang Rp 8 Juta Amblas

Penipuan Jual Beli Motor di Kebonsari Madiun: Pemilik Bohongi Pembeli, Uang Rp 8 Juta Amblas

Seorang pemuda asal Magetan menjadi korban penipuan segitiga saat membeli motor Honda GL100 di Kebonsari, Madiun. Korban merugi Rp 8,5 juta dan menduga ada kongkalikong komplotan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer