Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jelang Lebaran, Pertamina Tambah Pasokan LPG hingga 67,9 Persen di Madiun

E
Penulis: Erlita H❯

SIAGA ENERGI: Pertamina memastikan pasokan LPG tetap aman dengan tambahan distribusi hingga 67,9 persen untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan dan Lebaran. FOTO: PERTAMINA
SIAGA ENERGI: Pertamina memastikan pasokan LPG tetap aman dengan tambahan distribusi hingga 67,9 persen untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan dan Lebaran. FOTO: PERTAMINA


Advertisement

Jawa Pos Radar Madiun – Pasokan Liquefied Petroleum Gas (LPG) selama Ramadan hingga Lebaran di wilayah Madiun dipastikan aman.

Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus menambah distribusi guna mengantisipasi lonjakan konsumsi masyarakat, khususnya sektor rumah tangga.

Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus Pertamina Patra Niaga Ahad Rahedi mengatakan peningkatan kebutuhan LPG saat Ramadan merupakan pola tahunan akibat meningkatnya aktivitas memasak masyarakat.

Advertisement

’’Pada periode Ramadan dan Idul Fitri kebutuhan LPG pasti naik karena aktivitas rumah tangga meningkat. Bahkan lonjakan konsumsi biasanya berlanjut setelah Lebaran,’’ ujarnya, Jumat (27/2).

Sebagai langkah antisipasi, Pertamina menyalurkan tambahan LPG di luar distribusi reguler.

Menjelang Lebaran, tambahan pasokan mencapai 59,7 persen dari konsumsi harian di Kabupaten Madiun dan 67,9 persen di Kota Madiun.

Advertisement

Distribusi LPG dipantau melalui koordinasi intensif bersama pemerintah daerah untuk memastikan penyaluran berjalan lancar dan tepat sasaran.

’’Pengawasan dilakukan secara berlapis, baik melalui pemantauan lapangan maupun sistem digital,’’ ungkap Ahad.

Dia menegaskan langkah tersebut juga bertujuan mencegah penyalahgunaan LPG bersubsidi sekaligus menjaga ketersediaan bagi masyarakat yang berhak.

’’Kami pastikan stok tersedia, masyarakat tidak perlu panik. Belilah sesuai kebutuhan di pangkalan resmi agar harga sesuai HET dan kualitas terjamin,’’ tegasnya. (err/her)

Advertisement

Artikel Terkait

Ada Kongkalikong? Pemilik Motor GL100 di Kebonsari Madiun Mengaku Kenal Pelaku Penipuan

Ada Kongkalikong? Pemilik Motor GL100 di Kebonsari Madiun Mengaku Kenal Pelaku Penipuan

AD (24) asal Magetan curiga menjadi korban komplotan penipuan segitiga di Kebonsari, Madiun, usai pemilik motor kedapatan kongkalikong dengan pelaku daring.

Penipuan Jual Beli Motor di Kebonsari Madiun: Pemilik Bohongi Pembeli, Uang Rp 8 Juta Amblas

Penipuan Jual Beli Motor di Kebonsari Madiun: Pemilik Bohongi Pembeli, Uang Rp 8 Juta Amblas

Seorang pemuda asal Magetan menjadi korban penipuan segitiga saat membeli motor Honda GL100 di Kebonsari, Madiun. Korban merugi Rp 8,5 juta dan menduga ada kongkalikong komplotan.

Hukum Nikah Siri Tersangka Mutilasi Madiun DBM dan DH: Tak Sah secara Negara, Cacat Syarat Agama

Hukum Nikah Siri Tersangka Mutilasi Madiun DBM dan DH: Tak Sah secara Negara, Cacat Syarat Agama

Status pernikahan siri tersangka mutilasi Madiun dan korban terbukti tidak sah secara hukum negara dan dipertanyakan secara agama. Status ini tak ringankan jerat pidana mati.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer