Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jelang Mudik Lebaran, 50 Sopir Bus di Terminal Purbaya Madiun Dites Urine

E
Penulis: Erlita H❯

Petugas kesehatan memeriksa sopir bus AKAP dan melakukan tes urine di Terminal Purbaya Madiun menjelang arus mudik Lebaran. BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN
Petugas kesehatan memeriksa sopir bus AKAP dan melakukan tes urine di Terminal Purbaya Madiun menjelang arus mudik Lebaran. BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN


Advertisement

MADIUN – Menjelang arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah, puluhan sopir bus antar kota antar provinsi (AKAP) menjalani pemeriksaan kesehatan di Terminal Purbaya Madiun, Kamis (12/3).

Pemeriksaan dilakukan oleh Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kota Madiun.

Sebanyak 50 sopir bus menjalani pemeriksaan meliputi tes gula darah, asam urat, tekanan darah, tes NAPZA melalui urine, serta pemeriksaan kadar alkohol.

Advertisement

Kabid Pemberdayaan Masyarakat Bidang Kesehatan Dinkes PPKB Kota Madiun Priyo Raharjo mengatakan hasil pemeriksaan menjadi dasar untuk menentukan kelayakan sopir dalam mengemudi selama masa mudik Lebaran.

“Kalau hasil pemeriksaan sehat akan diterbitkan surat layak mengemudi. Jika kondisinya kurang memungkinkan, kami sarankan untuk beristirahat dulu,” ujarnya.

Menurut Priyo, pemeriksaan tersebut bertujuan memastikan kondisi fisik pengemudi tetap prima saat membawa penumpang.

Advertisement

Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan keselamatan perjalanan pemudik selama arus mudik dan balik Lebaran.

Dia juga mengingatkan sebagian pengemudi memiliki riwayat penyakit seperti hipertensi maupun diabetes sehingga perlu menjaga kondisi kesehatan secara rutin.

“Tujuannya agar pengemudi sehat sehingga penumpang bisa mudik dengan aman dan selamat sampai tujuan,” jelasnya.

Salah satu sopir bus PO Kalisari Citra Jaya Surabaya, Muhammad Yusuf, mengaku terbantu dengan adanya pemeriksaan kesehatan tersebut.

Ia menjalani berbagai tes mulai pengukuran berat badan hingga tes urine.

“Alhamdulillah hasilnya negatif dan kondisi saya sehat,” ujarnya.

Menurut Yusuf, pemeriksaan kesehatan sangat penting bagi sopir bus yang setiap hari menempuh perjalanan jarak jauh.

Hingga sepekan menjelang Lebaran, aktivitas penumpang di Terminal Purbaya masih relatif normal.

“Belum ada peningkatan signifikan. Biasanya mendekati Lebaran baru ramai,” katanya. (err/her)

Advertisement

Artikel Terkait

Ada Kongkalikong? Pemilik Motor GL100 di Kebonsari Madiun Mengaku Kenal Pelaku Penipuan

Ada Kongkalikong? Pemilik Motor GL100 di Kebonsari Madiun Mengaku Kenal Pelaku Penipuan

AD (24) asal Magetan curiga menjadi korban komplotan penipuan segitiga di Kebonsari, Madiun, usai pemilik motor kedapatan kongkalikong dengan pelaku daring.

Penipuan Jual Beli Motor di Kebonsari Madiun: Pemilik Bohongi Pembeli, Uang Rp 8 Juta Amblas

Penipuan Jual Beli Motor di Kebonsari Madiun: Pemilik Bohongi Pembeli, Uang Rp 8 Juta Amblas

Seorang pemuda asal Magetan menjadi korban penipuan segitiga saat membeli motor Honda GL100 di Kebonsari, Madiun. Korban merugi Rp 8,5 juta dan menduga ada kongkalikong komplotan.

Hukum Nikah Siri Tersangka Mutilasi Madiun DBM dan DH: Tak Sah secara Negara, Cacat Syarat Agama

Hukum Nikah Siri Tersangka Mutilasi Madiun DBM dan DH: Tak Sah secara Negara, Cacat Syarat Agama

Status pernikahan siri tersangka mutilasi Madiun dan korban terbukti tidak sah secara hukum negara dan dipertanyakan secara agama. Status ini tak ringankan jerat pidana mati.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer