Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Siswa Sulit Dihubungi saat Proses PPDB, Ini Langkah Cabdindik Madiun 

Erlita H • Selasa, 25 Juni 2024 | 00:00 WIB
AYO SEKOLAH: Informasi mengenai PPDB SMA/SMK dapat diakses lewat ppdbjatim.net. (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)
AYO SEKOLAH: Informasi mengenai PPDB SMA/SMK dapat diakses lewat ppdbjatim.net. (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Sejumlah kendala sempat ditemui saat proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMK jalur zonasi, Minggu (23/6).

Di antaranya, tak semua calon siswa membawa surat keterangan kesehatan. Padahal, verifikasi kesehatan dibuka sejak 27 Mei hingga 14 Juni.

Namun demikian, masih saja ada calon peserta didik yang terlambat melakukan verifikasi.

‘’Bahkan, kami sempat memperpanjangnya hingga 20 Juni,’’ ungkap Kasi SMA Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jatim Wilayah Madiun Devy Yuniar.

Dia menambahkan, apabila calon siswa tidak melampirkan surat keterangan kesehatan otomatis yang bersangkutan dianggap gagal.

Pun, menyarankan mereka untuk mengikuti proses PPDB jalur zonasi SMA yang dibuka pada 27–28 Juni mendatang.

‘’Sebenarnya, untuk masuk SMK itu membutuhkan tes kesehatan,’’ terang Devy.

‘’Karena termasuk sekolah kejuruan teknis, sehingga mengharuskan memiliki surat kesehatan yang menerangkan bahwa calon siswa tidak buta warna dan lainnya,’’ sambungnya.

Persoalan nyaris serupa juga terjadi saat PPDB tahap I dan II.

Devy menyebutkan ada beberapa calon siswa yang sulit dihubungi ketika proses daftar ulang.

Hingga akhirnya, pihak sekolah terpaksa melakukan jemput bola ke rumah calon peserta didik tersebut.

‘’Jadi, kalau keterima (PPDB) calon peserta harus responsif. Misalnya, ketika daftar ulang jangan sampai datang terlambat,’’ jelasnya. (mg1/her)

PPDB SMA/SMK Tahap I dan II

Tahap I

Tahap II

Editor : Mizan Ahsani
#SMK #ppdb #sma #kendala #sulit dihubungi #zonasi