KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Aksi mitigasi perubahan iklim gencar dilakukan pemkot. Bentuknya berupa penanaman bibit pohon di ruang terbuka yang ada di TPA Winongo. Gerakan pengendalian perubahan iklim tersebut dicanangkan Pj Wali Kota Madiun Eddy Supriyanto, Rabu (24/7). ‘’Kami mengajak seluruh masyarakat dan stakeholder untuk bersama-sama menanam pohon,’’ ucapnya.
Kegiatan penanaman bibit pohon serempak itu sekaligus sebagai upaya meningkatkan wawasan dan dukungan masyarakat atas pelaksanaan program pembangunan maupun rehabilitasi lingkungan hidup. ‘’Dengan harapan, 2–3 tiga tahun ke depan pohon yang sudah ditanam itu bisa mengurangi dan membantu menurunkan suhu serta dampak gas rumah kaca,’’ terang Eddy.
Dia juga bakal memanfaatkan koneksinya dengan Jumadi, Kepala Dinas Kehutanan Jatim untuk memberikan bantuan bibit pohon. Yang mana, bibit pohon itu akan ditanam di beberapa ruas jalan lingkungan.
‘’Jadi, kami minta data dari masing-masing kelurahan untuk kebutuhan bibit pohonnya. Setelah itu kami koordinasikan dengan dinas kehutanan,’’ ujar Eddy yang juga merangkap jabatan sebagai Kepala Bakesbangpol Jatim tersebut.
Selain menggerakkan masyarakat untuk menanam pohon baru, Eddy juga menganjurkan penyediaan tempat sampah organik di masing-masing RT. Dengan begitu, setidaknya bisa mengurangi 50–70 persen volume sampah yang dibuang ke TPA.
Sebab, menurut dia, saat ini produksi sampah rumah tangga sudah mencapai 129 ton per hari. Eddy beranggapan jika itu terus dibiarkan TPA Winongo bakal overload.
‘’Kami coba buat inisiatif untuk mengelola sampah dari hulu sampai hilir. Nanti kami sampaikan juga ke pedagang pasar untuk mengirit penggunaan kantong plastik agar bisa mengurangi volume sampah,’’ paparnya. (mg1/her/*)
Editor : Hengky Ristanto