Jawa Pos Radar Madiun – Asap tebal mengepul dari rumah warga di Jalan Bali Gang 1, RT 29, Kelurahan Madiun Lor, Jumat pagi (14/11).
Sri Sujiartini, salah satu saksi, berteriak meminta bantuan setelah melihat kepulan asap dari bagian belakang rumah milik Fransiska Ferniko Kinali, 63.
Enam orang tinggal di rumah tersebut. Saat kejadian, hanya dua orang berada di dalam rumah, yakni buyut dan cicit berusia empat tahun.
‘’Saya berdiri di depan rumah, lalu lihat asap tinggi. Langsung teriak minta tolong,’’ ujar Sri.
Kondisi lingkungan yang sepi membuat api cepat membesar.
Sri menduga api berasal dari area dapur dan kamar kosong.
Di sekitar lokasi terdapat bank sampah dan bangunan tua yang mudah terbakar.
Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Kota Madiun Gamal Arfan Afandi menyebut laporan kebakaran diterima pukul 11.03.
Saat tiba di lokasi, petugas kesulitan karena rumah berada di gang sempit.
“Kami tarik selang dari ujung Jalan Bali sampai titik api,” jelasnya.
Proses pemadaman berlangsung dramatis mengingat kawasan tersebut padat penduduk.
Petugas membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk memastikan kobaran api padam dan tidak merembet.
Rumah di belakang lokasi kejadian diketahui merupakan rumah produksi Iclub yang pertama melaporkan insiden ini.
Tidak ada korban jiwa. Kerugian masih dalam pendalaman kepolisian.
Penyebab kebakaran belum dapat dipastikan karena pemeriksaan olah TKP masih menunggu proses dari aparat. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto