Jawa Pos Radar Madiun - PSM Madiun mulai tancap gas menatap Liga 4 Piala Gubernur Jawa Timur (Jatim) 2025.
Tim berjuluk Laskar Wilis itu tergabung di Grup A bersama Persedikab Kediri, Nganjuk Ladang, FC Pare, dan PS HW Ponorogo.
Seluruh pertandingan dijadwalkan kick-off 6 Desember di Gelora Bung Sumardji, Nganjuk.
Pelatih kepala PSM Rudi Haryono mengakui persiapan timnya sangat mepet.
Ia baru menerima mandat melatih pada 15 November, dilanjutkan dengan seleksi pemain hingga 20 November.
“Pemain seluruhnya baru. Kami tidak memakai skuad lama,” ujar Rudi, Sabtu (29/11).
Seleksi diikuti pemain dari berbagai kota—Trenggalek, Tulungagung, Kediri, Blitar, Banyuwangi, Tuban, hingga Bojonegoro.
Dua pemain lokal Madiun yang sempat lolos seleksi memilih mundur karena tidak mendapat cuti kuliah.
“Tapi saya bungah melihat perkembangan pemain,” tambah eks pelatih Persedikab Kediri U-17 itu.
Usai seleksi, PSM langsung menggelar latihan rutin setiap hari di Lapangan Sonorejo, Grogol, Kediri.
Friendly match perdana kontra Perseta 1970 di Gelora Pojok Raya Tulungagung berakhir manis.
PSM menang 6–3 lewat gol Eka Yudha, Rizki, Vincent, Hardinda, dan pemain lainnya.
Laga itu sekaligus menjadi bahan evaluasi sebelum tampil di kompetisi resmi.
“Kami terus matangkan taktik. Finishing dan jarak antarpemain masih dievaluasi,” ujar Rudi.
PSM dijadwalkan kembali uji coba melawan Arek Surabaya pada Minggu (30/11) di Lapangan Ngebrak, Gampengrejo, Kediri.
Rudi menyebut PSM memulai persiapan paling belakang dibanding kontestan lain sehingga banyak pemain potensial sudah terikat tim lain.
“Kami dapat pemain-pemain yang dicoret dari klub lama. Tapi semangat tetap tinggi,” tegasnya.
Meski waktu persiapan tergolong pendek, Rudi menegaskan PSM tidak gentar menghadapi ketatnya Grup A.
“Semua tim kuat. Tapi kami optimistis bisa lolos,” tandasnya. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto