Jawa Pos Radar Madiun – Lingkungan di Jalan Jolorante, Kelurahan Josenan, Kecamatan Taman, Kota Madiun, digegerkan dengan kabar pembunuhan pada Kamis (1/1) pagi.
Seorang pemuda berusia 19 tahun dilaporkan tewas setelah ditusuk temannya menggunakan pisau lipat.
Korban diketahui bernama Verind Wibowo Putra, warga Jalan Nitinegoro, Kelurahan Demangan, Kecamatan Taman. Ia mengalami luka tusuk di bagian pinggang dan leher.
Peristiwa berdarah itu terjadi di depan rumah Rochmini. Berdasarkan informasi di lapangan, sebelum kejadian korban bersama terduga pelaku dan beberapa rekannya diketahui melakukan pesta minuman keras (miras).
Terduga pelaku berinisial MRV, pelajar SMK di Kota Madiun berusia 16 tahun, telah diamankan oleh Unit Satreskrim Polres Madiun Kota beberapa jam setelah kejadian.
Saat ditangkap, MRV diketahui sedang tertidur di kamar rumahnya.
Pantauan di lokasi menunjukkan tempat kejadian perkara sudah dalam kondisi bersih.
Bercak darah di jalan telah disiram air, sementara sisa botol miras dibungkus plastik hitam dan diletakkan di deretan pot bunga.
Sementara itu, jasad korban menjalani proses otopsi di RS Griya Husada.
Adapun terduga pelaku kini menjalani pemeriksaan intensif oleh Unit PPA Satreskrim Polres Madiun Kota.
Ketua RT 10 RW 04 Kelurahan Josenan, Heri Wijayanto, mengaku tidak mengetahui secara detail kronologi kejadian.
Namun, sejak sekitar pukul 05.30 WIB, aparat kepolisian sudah mendatangi lingkungan tersebut untuk melakukan olah TKP.
Sayangnya, proses identifikasi tidak berjalan maksimal. Sejumlah barang di sekitar lokasi, termasuk wadah minuman, telah dibersihkan dan dibuang sebelum petugas tiba.
“Barang buktinya sudah tidak karu-karuan. Tempat minumnya juga sudah dibersihkan dan dibuang ke tempat sampah,” ujar Heri.
Menurutnya, lokasi tersebut kerap dijadikan tempat berkumpul pemuda hingga larut malam.
Ia mengaku telah beberapa kali mengingatkan agar aktivitas begadang tidak dilakukan di area tersebut.
Informasi warga menyebutkan, kejadian diduga bermula saat korban datang bersama seorang perempuan pada dini hari.
Tak lama kemudian, korban ditemukan bersimbah darah dan meninggal dunia.
“Informasinya ada persoalan asmara. Diduga pelaku juga dalam pengaruh minuman beralkohol,” ungkap Heri.
Sementara itu, Kapolsek Taman Kompol Jumianto Nugroho menyatakan penanganan perkara sepenuhnya dilakukan Satreskrim Polres Madiun Kota. “Polres yang menangani,” ujarnya singkat. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto