Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Pemkot Madiun Siaga Mudik Lebaran, Harga Pangan hingga Cuaca Dipantau

Hengky Ristanto • Jumat, 13 Maret 2026 | 20:31 WIB
Pemkot Madiun menggelar rakor persiapan mudik Lebaran 2026 di GCIO, Jumat (13/3). HENGKY RISTANTO/RADAR MADIUN
Pemkot Madiun menggelar rakor persiapan mudik Lebaran 2026 di GCIO, Jumat (13/3). HENGKY RISTANTO/RADAR MADIUN

MADIUN – Pemkot Madiun mulai menyiapkan sejumlah langkah menghadapi arus mudik Lebaran 2026.

Mulai pengendalian harga bahan pokok, pengamanan kota, hingga antisipasi cuaca ekstrem.

Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun mengatakan stabilitas harga pangan menjadi perhatian utama.

Berbagai program pengendalian harga telah dijalankan bersama pemerintah pusat dan provinsi.

’’Gerakan pangan murah hampir setiap hari kami lakukan untuk menjaga stabilitas harga,’’ ujarnya, Jumat (13/3).

Menurut Bagus, inflasi Kota Madiun pada Februari tercatat sekitar 0,74 persen.

Meski mengalami kenaikan, kondisi tersebut masih dapat dikendalikan.

Pemkot juga meminta Dinas Perdagangan terus memantau perkembangan harga bahan pokok setiap hari.

Termasuk memastikan distribusi berjalan lancar melalui koordinasi dengan Bulog dan program bantuan pangan pemerintah.

Selain itu, Bagus menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama periode mudik dan Lebaran.

’’Kami ingin Madiun tetap menjadi kota yang aman dan nyaman. Karena itu semua pihak harus terlibat menjaga keamanan,’’ katanya.

Pemkot juga mengantisipasi lonjakan arus mudik yang diperkirakan mulai terjadi pada 18–19 Maret.

Sejumlah bus pembawa pemudik diprediksi mulai berdatangan ke Kota Madiun.

Karena itu, koordinasi dengan kepolisian, pengelola terminal, serta penyelenggara program mudik terus dilakukan.

’’Terminal harus dipersiapkan. Jika terjadi kepadatan lalu lintas, rekayasa arus harus segera dilakukan,’’ jelasnya.

Selain arus mudik, pemkot juga mengantisipasi potensi cuaca ekstrem.

BPBD diminta menyiapkan langkah mitigasi di wilayah rawan banjir.

Pemantauan lalu lintas juga dioptimalkan melalui jaringan CCTV di sejumlah titik jalan.

’’Semua CCTV harus aktif agar kondisi lalu lintas bisa dipantau,’’ katanya.

Selama libur Lebaran, pemkot juga membuka posko pelayanan di Balai Kota di bawah koordinasi asisten sekda.

Setiap organisasi perangkat daerah (OPD) dijadwalkan bergiliran piket untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan.

Di sisi lain, Polres Madiun Kota juga menggelar Operasi Ketupat 2026 untuk mengamankan arus mudik dan balik Lebaran.

Wakapolres Madiun Kota Kompol Bambang Eko Sujarwo mengatakan operasi berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 26 Maret.

’’Operasi ini bukan hanya pengamanan arus mudik, tetapi juga pelayanan kepada masyarakat agar aktivitas selama Lebaran berjalan aman dan lancar,’’ ujarnya.

Polisi juga mengantisipasi potensi gangguan keamanan seperti kejahatan jalanan, peredaran narkoba, hingga praktik perjudian.

Patroli bakal ditingkatkan di kawasan permukiman untuk mencegah tindak kriminalitas saat banyak warga meninggalkan rumah untuk mudik.

’’Kami mengimbau masyarakat yang akan meninggalkan rumah agar memastikan kondisi rumah aman dan melapor ke lingkungan setempat,’’ jelasnya. (err/her/adv)

Editor : Hengky Ristanto
#harga pangan Madiun #arus mudik lebaran #madiun #mudik lebaran madiun #operasi ketupat 2026 #Pemkot Madiun