Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ketua DPRD Magetan Soroti Longsor Sarangan: Antisipasi Lebih Penting

A
Penulis: Aprilita Sari❯
TINJAU LANGSUNG: Ketua DPRD Magetan Suratno meninjau lokasi longsor talud di sisi selatan Telaga Sarangan dan berkoordinasi dengan pihak terkait. AJI PUTRA/RADAR MAGETAN
TINJAU LANGSUNG: Ketua DPRD Magetan Suratno meninjau lokasi longsor talud di sisi selatan Telaga Sarangan dan berkoordinasi dengan pihak terkait. AJI PUTRA/RADAR MAGETAN

Jawa Pos Radar Magetan – Ketua DPRD Magetan Suratno sempat turun langsung meninjau lokasi longsornya talud di sisi selatan Telaga Sarangan.


Advertisement

Tinjauan dilakukan untuk memastikan penyebab teknis sekaligus merumuskan langkah mitigasi agar kejadian serupa tidak terulang di kawasan wisata unggulan tersebut.

Dalam peninjauan lapangan, Suratno menyoroti kemungkinan adanya faktor teknis yang memicu longsor.

Salah satunya dugaan kebocoran jaringan utilitas di dalam tanah.

Advertisement

“Takutnya ada jaringan PDAM yang bocor di dalam. Ini harus benar-benar ada manajemen pemeliharaan,” tegasnya, Selasa (20/1).

Politisi PKB itu menekankan, fokus utama saat ini bukan mencari pihak yang disalahkan, melainkan evaluasi menyeluruh terhadap manajemen pemeliharaan infrastruktur di kawasan wisata yang rawan bencana.

“Kita tidak saling menyalahkan, yang terpenting adalah antisipasi,” imbuhnya.

Advertisement

Melihat kondisi jalan sisi selatan Telaga Sarangan yang relatif sempit dan kini terdampak longsor, Suratno juga membuka wacana pelebaran jalan bersamaan dengan proses perbaikan talud.

Menurutnya, langkah tersebut penting demi meningkatkan keselamatan dan kenyamanan wisatawan.

“Kalau memungkinkan, akan dilakukan pelebaran jalan supaya wisatawan lebih aman dan nyaman. Namun ini masih kami komunikasikan, terutama terkait status kepemilikan tanah,” jelasnya. (ril/naz)

Advertisement

Artikel Terkait

Angin Kencang Rusak Puluhan Rumah, Pemkab Ngawi Siapkan Sabuk Hijau

Angin Kencang Rusak Puluhan Rumah, Pemkab Ngawi Siapkan Sabuk Hijau

Sebanyak 31 rumah di Kwadungan, Ngawi, rusak akibat hujan angin. Pemkab menyiapkan penghijauan sebagai mitigasi bencana.

Gunakan MODENA, 67 Siswa SDN Campursari Magetan Dikenalkan Mitigasi dan Pemadaman Api

Gunakan MODENA, 67 Siswa SDN Campursari Magetan Dikenalkan Mitigasi dan Pemadaman Api

BPBD Magetan bekali 67 siswa SDN Campursari edukasi mitigasi bencana dan praktik padamkan api menggunakan Mobil Edukasi Bencana (MODENA).

BMKG Ingatkan Potensi Gempa Darat di Magetan, Mitigasi Harus Diperkuat

BMKG Ingatkan Potensi Gempa Darat di Magetan, Mitigasi Harus Diperkuat

BMKG mengingatkan potensi gempa darat di Magetan tak boleh diremehkan. Kesiapsiagaan warga diperkuat melalui Sekolah Lapang Gempabumi 2026.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer