Budhi Prasetya• Selasa, 12 September 2023 | 21:30 WIB
DIBUKA: Pembukaan pintu air Telaga Pasir kemarau ini dimanfaatkan sejumlah petani dan Pabrik Gula Rejosari. (AJI PUTRA/JAWA POS RADAR MAGETAN)
MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Pintu air Telaga Pasir alias Sarangan segera ditutup. Itu setelah dibuka untuk beberapa pemanfaatan sejak beberapa bulan lalu.
''Sesuai jadwal, setelah 18 September pintu air akan ditutup,'' Kabid Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Yuli Karyawan Iswahyudi kemarin (11/9).
Yuli mengungkapkan, jika petani masih memerlukan air setelah penutupan, maka pembukaan kembali bersifat kondisional.
''Masih ada kemungkinan lebih setelah ditutup, tapi seperti apa nanti dicek lagi debit airnya,’’ ujarnya.
Catatan DPUPR, pembukaan pintu air Telaga Sarangan pada musim kemarau ini terjadwal 8 Juni - 18 September. Itu sesuai kesepakatan beberapa pihak.
Meliputi himpunan petani pemakai air (Hippa), pihak terkait seperti Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, DPUPR, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Perkebunan dan Ketahanan Pangan (DTPHPKP), Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta Pabrik Gula Rejosari.
‘’Air dimanfaatkan gabungan Hippa di Gandong Kidul, Gandong Tengah dan Kali Tengah, serta Pabrik Gula Rejosari,’’ ungkap Yuli. (ril/den)