MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Pondok Pesantren (Ponpes) Baitul Quran Al Jahra, Magetan, terus mencetak hafiz dengan kompetensi tinggi.
Sabtu (16/12), ponpes tersebut menggelar wisuda Takhassus Tahfidzul Quran. Total 30 santri Ponpes Baitul Quran Al Jahra berhasil menghafal 30 juz Alquran. Masing-masing 15 santri putra dan santri putri.
"Wisuda kali ini angkatan ke-VII. Kami rutin menggelar program Takhassus setiap tahun,’’ kata Kepala Ponpes Baitul Quran Al Jahra Miftahudin.
Tidak semua santri bisa mengikuti program Takhassus. Ponpes Baitul Quran Al Jahra memilih santri kelas VIII hingga XII yang memenuhi kualifikasi.
Yakni, punya kemampuan membaca Alquran yang baik dan hafal Alquran minimal tiga juz.
"Juga lolos tes yang diberikan panitia dan mendapat persetujuan dari wali santrinya,’’ ujarnya.
Miftahudin menyampaikan bahwa santri terpilih dikarantina tiga bulan. Mereka digembleng menghafal 30 juz Alquran oleh empat ustad dan ustadzah.
Sebagai gantinya dibebaskan dari kegiatan belajar-mengajar (KBM). Asramanya terpisah dengan santri reguler.
"Angkatan ke-VII ini sangat antusias karena dari banyak santri yang diseleksi, hanya 30 yang berhasil lolos,’’ ungkapnya.
Isgianto, ketua harian Yayasan Nur Rosyidah Ponpes Baitul Quran Al Jahra, berpesan kepada para wisudawan dan wisudawati untuk memperkuat hafalan Alquran.
Sebab capaian saat ini hanya titik awal yang akan dibawa sampai akhir hayat.
"Supaya cita-cita mulia memberikan mahkota emas ke orang tua di akhirat bisa tercapai,’’ tuturnya. (ebo/naz/*)
Editor : Budhi Prasetya