MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Niat Abdurahman untuk pulang ke kampung halamannya di Bogor batal terlaksana.
Lelaki berumur 58 tahun itu urung mudik lantaran meregang nyawa di kamar kosnya di Desa Ringinagung, Kecamatan/Kabupaten Magetan, Rabu (3/1) kemarin.
"Korban ditemukan pertama kali sekitar pukul 06.30, kemudian dilaporkan ke Kantor Polisi sekitar pukul 08.30,’’ kata Kasihumas Polres Magetan AKP Budi Kuncahyo.
Budi memaparkan, jasad Abdurahman pertama kali ditemukan oleh Oki Dwi yang ketika itu bermaksud membangunkan korban yang tertidur.
Sebab sebelumnya korban mengaku berniat pulang ke Bogor. Saksi berulang kali memangil nama korban namun tak direspon.
Lantaran upaya tak mendapatkan respon, akhirnya saksi membuka pintu kamar Abdurahman yang ternyata tak dikunci.
"Saat didekati, korban ternyata sudah dalam keadaan kaku. Kemudian saksi memanggil pemilik kos untuk mengecek kemudian kejadian tersebut dilaporkan ke polisi,’’ ungkapnya.
Pria yang baru bekerja di sentra industri kulit Magetan tersebut juga memiliki riwayat sakit hipertensi. Sebelumnya, dia tercatat pernah berobat di klinik.
"Diduga korban meninggal karena penyakit jantung,’’ kata Budi.
"Korban dibawa ke RSUD dr Sayidiman, selanjutnya dipulangkan ke Bogor,’’ sambungnya.
Hasil pemeriksaan tim Puskesmas Candirejo, diketahui bahwa Abdurahman meninggal delapan jam sebelum ditemukan.
Hal senada juga diungkapkan oleh Lilis, pemilik kos. Ia menuturkan jika sepekan belakangan korban sering mengeluh sakit. Selain keringat dingin, korban terkadang batuk dan mengeluh pusing. (ril/naz)
Editor : Budhi Prasetya