Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Cuaca Ekstrem, Perhutani Siaga Tutup Jalur Pendakian Gunung Lawu

Aprilita Sari • Senin, 27 Oktober 2025 | 00:06 WIB
Jalur pendakian Cemorosewu di lereng Gunung Lawu tampak lengang, hanya 34 pendaki tercatat naik pada Jumat (24/10) akibat cuaca ekstrem. AJI PUTRA/JAWA POS RADAR MAGETAN
Jalur pendakian Cemorosewu di lereng Gunung Lawu tampak lengang, hanya 34 pendaki tercatat naik pada Jumat (24/10) akibat cuaca ekstrem. AJI PUTRA/JAWA POS RADAR MAGETAN

Jawa Pos Radar Magetan – Cuaca ekstrem di kawasan lereng Gunung Lawu membuat aktivitas pendakian menurun drastis.

Pihak Perhutani mencatat hanya 34 pendaki yang naik melalui Basecamp Cemorosewu pada Jumat (24/10).

Asisten Perhutani (Asper) BKPH Lawu Selatan Mulyadi menyebut, kondisi cuaca belakangan tidak menentu dan berpotensi membahayakan keselamatan pendaki.

’’Asesmen dan pemantauan terus kami lakukan. Jalur masih dibuka, tapi bisa ditutup sewaktu-waktu jika kondisi memburuk,’’ ujarnya, Minggu (26/10).

Meski belum ada keputusan penutupan, pengawasan di sepanjang jalur pendakian tetap diperketat.

Pihaknya tidak ingin mengambil risiko terkait keselamatan pengunjung.

’’Kami imbau pendaki membawa logistik yang cukup dan perlengkapan lengkap. Jika cuaca makin ekstrem, pendakian akan kami hentikan sementara,’’ tandasnya.

Selain menurunnya jumlah pendaki, Perhutani juga mengingatkan agar pendakian dilakukan dengan disiplin waktu dan memperhatikan prakiraan cuaca.

’’Keselamatan tetap nomor satu. Lebih baik menunda pendakian daripada membahayakan diri,’’ tutup Mulyadi. (ril/her)

Editor : Hengky Ristanto
#magetan #keselamatan pendaki #pendaki Cemorosewu #cuaca ekstrem #Perhutani Magetan #jalur pendakian Lawu #BKPH Lawu Selatan #gunung lawu