Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

200 Ribu Wisatawan Diprediksi Serbu Magetan saat Libur Nataru

Aprilita Sari • Sabtu, 20 Desember 2025 | 13:50 WIB
Telaga Sarangan diprediksi menjadi tujuan utama ratusan ribu wisatawan selama libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. AJI PUTRA/RADAR MAGETAN
Telaga Sarangan diprediksi menjadi tujuan utama ratusan ribu wisatawan selama libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. AJI PUTRA/RADAR MAGETAN

Jawa Pos Radar Magetan – Pemkab Magetan bersiap menyambut lonjakan wisatawan selama libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Magetan memprediksi jumlah kunjungan wisatawan bisa menembus 200 ribu orang.

Kepala Disbudpar Magetan Joko Trihono mengatakan, puncak kepadatan wisatawan diperkirakan terjadi dalam dua gelombang utama, yakni 27–28 Desember 2025 serta 1 Januari 2026.

“Pada hari puncak kunjungan, jumlah wisatawan diprediksi bisa menembus angka 20 ribu orang per hari,” terang Joko.

Telaga Sarangan masih menjadi destinasi favorit wisatawan.

Namun, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Pemkab Magetan tidak akan melakukan penutupan total di simpang tiga Sidorejo.

Skema pengaturan lalu lintas diubah dengan memecah konsentrasi massa pengunjung.

Wisatawan akan diarahkan menuju jalur alternatif di sisi barat dan selatan Gunung Lawu untuk mengunjungi destinasi wisata selain Telaga Sarangan.

“Di sisi selatan terdapat Taman Wisata Genilangit dan Alastuwo. Sementara di sisi barat jalur Telaga Sarangan ada Lawu Green Forest, Mojosemi Park, serta Tirto Gumarang Park,” jelasnya.

Meski demikian, Disbudpar tetap menyiapkan skema darurat khusus untuk Telaga Sarangan sebagai destinasi primadona.

Sistem buka-tutup akan diberlakukan apabila terjadi lonjakan ekstrem pengunjung.

“Telah disepakati apabila terjadi lonjakan ekstrem, akan dilakukan penutupan sementara (buka-tutup) selama 15 sampai 30 menit untuk penataan, setelah itu dibuka kembali,” tegas Joko.

Selain pengaturan arus wisatawan, Disbudpar juga menaruh perhatian pada kenyamanan dan citra pariwisata Magetan.

Joko mengingatkan pelaku usaha agar tidak memanfaatkan momen libur panjang dengan menaikkan harga secara berlebihan.

“Hargai tamu, jangan getok harga agar wisatawan senang dan mau kembali ke Magetan,” pesannya. (ril/naz)

Editor : Hengky Ristanto
#nataru 2025 #wisata Nataru Magetan #magetan #libur panjang #wisata #gunung lawu #telaga sarangan