Jawa Pos Radar Magetan – Nasib malang menimpa Gigih Bakti Laksana, pengusaha ternak asal Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun.
Peternakan ayam miliknya yang berada di Desa Bibis, Kecamatan Sukomoro, Magetan, ludes dilalap api pada Minggu (4/1) petang.
Kebakaran hebat tersebut mengakibatkan kerugian materiil sangat besar.
Berdasarkan taksiran awal, nilai kerugian mencapai sekitar Rp 900 juta atau nyaris Rp 1 miliar.
Kasi Pemadaman Satpol PP dan Damkar Magetan Sofyan Dwi Erwanto mengatakan, laporan kebakaran diterima sekitar pukul 18.47 WIB.
Petugas langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian.
Sebanyak empat unit kendaraan dikerahkan untuk memadamkan api.
Terdiri atas satu unit mobil rescue dan tiga unit mobil suplai air.
“Api cepat membesar dan menjalar ke seluruh bagian kandang karena sebagian besar bangunan terbuat dari material yang mudah terbakar,” ungkap Sofyan.
Proses pemadaman berlangsung cukup alot lantaran kobaran api sudah terlanjur membesar saat petugas tiba di lokasi.
Namun, berkat kerja keras tim damkar, api akhirnya berhasil dijinakkan dan tidak merembet ke area permukiman sekitar.
Berdasarkan hasil identifikasi awal di lapangan, penyebab kebakaran diduga kuat berasal dari kebocoran alat pemanas ayam (brooder) berbahan bakar gas yang digunakan di dalam kandang.
“Kami menduga sumber api berasal dari alat pemanas ayam. Untuk itu kami mengimbau para peternak agar rutin memeriksa instalasi pemanas dan peralatan berbahan bakar gas guna mencegah kebakaran,” pungkas Sofyan. (ril/naz)
Editor : Hengky Ristanto