Jawa Pos Radar Magetan – Kasus pembobolan toko emas menggegerkan warga Kecamatan Bendo, Magetan.
Toko Emas Senna Golden Star (SGS) yang berada di Jalan Raya Bendo, Dusun Dermo Jatisari, menjadi sasaran pencurian dengan kerugian ditaksir menembus lebih dari Rp 1 miliar.
Peristiwa itu baru diketahui Rabu (14/1) pagi saat karyawan membuka toko. Kondisi di dalam toko sudah berantakan.
Pintu utama yang biasanya terkunci rapat diketahui dalam keadaan terbuka.
“Begitu dibuka, toko sudah kebobol semua. Pintu sudah terbuka,” ujar Anggi, karyawan Toko Emas SGS.
Pemeriksaan lebih lanjut menemukan tembok bagian belakang toko dalam kondisi berlubang.
Lubang tersebut diduga menjadi akses masuk pelaku saat melancarkan aksinya.
“Di belakang toko temboknya dibobol. Pelaku masuk dari situ,” imbuhnya.
Dalam aksi tersebut, pelaku menggasak perhiasan emas serta uang tunai.
Uang tunai yang hilang diperkirakan sekitar Rp 30 juta.
Sementara emas yang raib, jika diuangkan, ditaksir bernilai lebih dari Rp 1 miliar.
Anggi menduga pencurian terjadi menjelang waktu subuh.
Pasalnya, pada malam hari biasanya terdapat angkringan di depan toko yang cukup ramai sehingga menyulitkan pelaku beraksi.
“Kalau malam ada angkringan. Kemungkinan dibobol menjelang subuh,” jelasnya.
Toko emas tersebut sebenarnya dilengkapi kamera pengawas (CCTV).
Namun, rekaman CCTV telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan.
“CCTV ada, tapi filenya sudah diamankan,” tambah Anggi.
Di sekitar lokasi kejadian juga terdapat toko kosmetik.
Namun, hingga kemarin belum diketahui apakah toko tersebut turut menjadi sasaran pencurian.
Kasus pembobolan ini telah dilaporkan dan kini dalam penanganan Polsek Bendo.
Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku serta memastikan total kerugian akibat aksi kriminal tersebut. (ril/her)
Editor : Hengky Ristanto