Jawa Pos Radar Magetan – Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah sekolah dasar di Magetan mengalami penyesuaian selama bulan suci Ramadan.
Siswa menerima paket makanan kering yang dapat dibawa pulang untuk berbuka puasa.
Penyesuaian tersebut diterapkan di antaranya di SDN Tambran dan SDN Ringinagung.
Kebijakan diambil sebagai bentuk penghormatan kepada siswa yang menjalankan ibadah puasa.
Kepala SDN Tambran Achmad Maarif mengatakan, program MBG tetap menyasar seluruh siswa, sebanyak 49 anak dari kelas I hingga VI.
Menu MBG hari pertama Ramadan dirancang untuk memenuhi kebutuhan energi saat berbuka.
Paket berisi kurma dan pisang cavendish, telur rebus sebagai sumber protein, serta roti dan sari kacang hijau.
’’Kita berusaha menahan agar tidak tergoda, makanan ini dibawa pulang untuk buka puasa,’’ ujar Bintang, siswa kelas III SDN Tambran.
Kebijakan serupa diterapkan di SDN Ringinagung.
Kepala SDN Ringinagung Maretha Kusuma menjelaskan, penyaluran paket MBG Ramadan mulai dilakukan Senin (23/2).
Menu yang diberikan terdiri dari kurma, telur asin, roti, serta kacang koro.
Menurutnya, pemenuhan gizi siswa tetap menjadi prioritas meski sedang berpuasa.
’’Dengan sistem paket kering, asupan gizi siswa tetap terjaga meski tidak dikonsumsi langsung di sekolah,’’ jelasnya. (ril/naz)
Editor : Hengky Ristanto