Puluhan calon jemaah itu adalah CJH cadangan dan yang masuk kuota tambahan. ‘’Masih ada 19 orang yang belum diberangkatkan,’’ kata Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Madiun Bisri Mustafa.
Tak hanya itu, ada pula CJH yang masuk kuota tambahan sebanyak 16 orang. Dari jumlah tersebut, sembilan di antaranya sudah melunasi biaya haji dan siap berangkat. Sementara, tujuh lainnya memutuskan menunda keberangkatannya tahun ini.
‘’Jadi, total ada 25 CJH masih menunggu kepastian bisa berangkat tahun ini atau tidak,’’ tuturnya.
Bisri mengatakan, jika dipastikan berangkat, kemungkinan besar puluhan CJH tersebut masuk penerbangan gelombang dua, kloter terakhir, atau kloter khusus daftar tunggu. ‘’Kalaupun akhirnya tidak jadi berangkat, mereka tidak mempermasalahkannya,’’ sebut Bisri.
Sekadar diketahui, 440 jemaah asal Kabupaten Madiun yang diberangkatkan pada 29 Mei lalu sudah berada di Makkah. Semuanya dalam kondisi sehat, kecuali seorang jemaah yang perlu pendampingan intensif tim kesehatan karena sakit diabetes. (mg3/isd)
Haji Madiun dalam Angka
- 440 CJH sudah di Makkah
- 19 CJH cadangan belum berangkat
- 16 kuota tambahan (9 sudah lunas, 7 tunda)
- 22 Juni pemberangkatan kloter terakhir