Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

MASAKRE Makin Buas! Evolusi Deathcrust Ekstrem di EP Morbid Extinction

D
Penulis: Dani Erwanto❯
Personel MASAKRE. (Instagram @masakreblood)
Personel MASAKRE. (Instagram @masakreblood)

Advertisement

Jawa Pos Radar Madiun – Di tengah hingar bingar musik ekstrem Indonesia, MASAKRE muncul sebagai salah satu band yang konsisten menyajikan teror sound tanpa kompromi.

Sejak kemunculan awal lewat Crawling to Perdition (2018), MASAKRE langsung mencuri perhatian.

Kuartet asal Jakarta ini  mengusung racikan ekstrem antara old-school death metal, UK crust, dan Japanese d-beat—kombinasi yang terdengar kasar, cepat, dan penuh tekanan.

Advertisement

Di balik agresivitasnya, MASAKRE diisi oleh nama-nama yang sudah lama berkecimpung di skena bawah tanah.

Uri (Kelelawar Malam/Ghaust), Syaiful (Grave Dancers), Dirga (Shoah), dan Dimas (Obseif Kompulsif) menyatukan pengalaman mereka dalam satu proyek yang terdengar matang sejak awal.

Advertisement

Chemistry yang kuat membuat setiap komposisi terasa solid, bukan sekadar bising tanpa arah.

Morbid Extinction: Singkat, Padat, Mematikan

EP Morbid Extinction yang dirilis empat tahun lalu menjadi salah satu buktinya. Padat, brutal, dan langsung menghantam tanpa basa-basi.

Berisi lima lagu dengan durasi sekitar sebelas menit, EP ini mengandalkan intensitas tanpa jeda. Tidak ada ruang bernapas—semuanya serba cepat, padat, dan menghantam.

Di tengah dominasi sound yang cenderung seragam, Morbid Extinction membawa karakter yang lebih liar dan tidak mudah ditebak.

Advertisement
Editor : Andi Chorniawan
Sumber : Radar Madiun

Artikel Terkait

Atas Nama Solidaritas, Band Hardcore Wafaq Abadikan Luka Anak Palestina lewat Karya Musik

Atas Nama Solidaritas, Band Hardcore Wafaq Abadikan Luka Anak Palestina lewat Karya Musik

Unit Hardcore/Punk asal Padang, Wafaq, merilis EP bertajuk "Di Bawah Langit, Pusara Masa Kecil". Mengangkat isu kemanusiaan dan solidaritas untuk anak-anak Palestina.

Metyr Debut Lewat EP Self-Titled, Sajikan Lagu Perpaduan Post-Black Metal dan Blackgaze

Metyr Debut Lewat EP Self-Titled, Sajikan Lagu Perpaduan Post-Black Metal dan Blackgaze

Metyr resmi debut lewat EP self-titled berisi Altar, Unbroken, dan Haze dengan nuansa post-black metal dan blackgaze yang emosional.

Musik Keras Tough Love dalam EP Aufklarung, Empat Trek yang Menolak Tunduk pada Modernitas

Musik Keras Tough Love dalam EP Aufklarung, Empat Trek yang Menolak Tunduk pada Modernitas

Tough Love merilis EP Aufklarung yang memadukan skramz, post-hardcore, dan kritik terhadap modernitas.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer