Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Setelah 25 Tahun, Stepforward Kembali Lepas Single Menuju EP Terbaru

D
Penulis: Dani Erwanto❯
Stepforward merilis single terbaru berjudul Tak Pernah Mati.
Stepforward merilis single terbaru berjudul Tak Pernah Mati.

Advertisement

Jawa Pos Radar Madiun - Setelah lebih dari dua dekade tidak merilis album penuh, unit hardcore legendaris asal Jakarta, Stepforward, akhirnya kembali menyapa penggemar melalui single terbaru berjudul Tak Pernah Mati.

Lagu yang resmi dirilis pada 7 Juli 2026 itu menjadi penanda dimulainya babak baru perjalanan band sekaligus pembuka menuju EP terbaru yang akan berisi lima lagu.

Rilisan ini menjadi karya pertama Stepforward sejak album Stories of Undying Hope yang diluncurkan pada 2001.

Advertisement

Kembalinya mereka sekaligus menegaskan bahwa semangat yang telah dibangun selama lebih dari 30 tahun tetap hidup dan terus berkembang.

Simbol Warisan dan Semangat Hardcore

Advertisement

Lebih dari sekadar penanda comeback, Tak Pernah Mati membawa pesan tentang warisan, solidaritas, dan konsistensi dalam menjaga denyut skena hardcore Indonesia.

Lagu ini juga memiliki makna emosional karena didedikasikan sebagai penghormatan kepada mendiang Ricky Siahaan, gitaris yang menjadi salah satu fondasi penting Stepforward sejak band berdiri pada 1995.

Alih-alih larut dalam nostalgia, Stepforward memilih melanjutkan nilai-nilai yang diwariskan Ricky melalui musik yang tetap agresif, lugas, dan penuh energi.

Formasi Baru, Semangat Tetap Sama

Memasuki fase baru, Stepforward kini diperkuat oleh Jill van Diest sebagai vokalis, Junas Miradiarsyah di posisi bas, Fajar Arifan pada drum, serta Roma Sophiaan sebagai gitaris.

Advertisement

Artikel Terkait

Tiga Dekade Berdiri, Stepforward Suguhkan Kombinasi Materi Lama dan Baru dalam EP Tak Pernah Mati

Tiga Dekade Berdiri, Stepforward Suguhkan Kombinasi Materi Lama dan Baru dalam EP Tak Pernah Mati

Stepforward menandai 30 tahun perjalanan dengan EP Tak Pernah Mati, berisi tiga materi baru dan dua lagu lama yang direkam ulang.

Atas Nama Solidaritas, Band Hardcore Wafaq Abadikan Luka Anak Palestina lewat Karya Musik

Atas Nama Solidaritas, Band Hardcore Wafaq Abadikan Luka Anak Palestina lewat Karya Musik

Unit Hardcore/Punk asal Padang, Wafaq, merilis EP bertajuk "Di Bawah Langit, Pusara Masa Kecil". Mengangkat isu kemanusiaan dan solidaritas untuk anak-anak Palestina.

Slowburst Lepas EP From Past To Forever, Racik Industrial Metal dengan Hardcore hingga Black Metal

Slowburst Lepas EP From Past To Forever, Racik Industrial Metal dengan Hardcore hingga Black Metal

Slowburst merilis EP From Past To Forever berisi empat trek yang meramu industrial metal dengan hardcore, post-rock, death metal hingga black metal.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer