COLORCODE Buka Babak Baru Lewat Constant Change, Album tentang Luka dan Perubahan

Jawa Pos Radar Madiun – Setahun menghilang dari aktivitas bermusik membawa COLORCODE pada sebuah babak baru.
Band asal Yogyakarta tersebut kembali bukan sekadar dengan single anyar, melainkan album debut yang merangkum kehilangan, trauma, kenangan, hingga proses berdamai dengan perubahan.
Album bertajuk Constant Change itu resmi dilepas pada 4 September 2026 melalui Eclipse Time Records.
Sebanyak 10 lagu menjadi isi perjalanan musikal tersebut. Masing-masing bergerak dalam cerita dan emosi berbeda, tetapi dipertemukan oleh satu benang merah: manusia tidak pernah benar-benar bisa menghindari perubahan.
Bagi COLORCODE, tema tersebut terasa dekat dengan perjalanan mereka sendiri. Masa vakum hingga pengalaman personal yang mereka lalui menjadi latar yang ikut memberi warna pada album.
Comeback COLORCODE setelah Setahun Vakum
Sebelum album Constant Change lahir, COLORCODE sempat berhenti beraktivitas selama kurang lebih satu tahun.
Tanda bahwa band tersebut mulai bergerak kembali baru terlihat pada Agustus 2026.
Dua lagu dilepas sebagai pembuka, yakni “Submerge” dan “Trauma Response”. Keduanya sekaligus memberikan gambaran awal mengenai wilayah emosional yang kemudian dieksplorasi lebih luas dalam album debut COLORCODE.
“Submerge” membawa pendengar ke suasana reflektif dan melankolis.
Lagu tersebut berbicara mengenai kehilangan, pergulatan spiritual, serta usaha menerima kenyataan ketika seseorang yang dicintai harus pergi.



