alexametrics
27.8 C
Madiun
Friday, May 20, 2022

Dispencapil Ngawi Krisis Blangko E-KTP

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Krisis blangko KTP elektronik (e-KTP) masih menjadi problem klasik. Terhitung kemarin (4/11), dinas kependudukan dan catatan sipil (dispencapil) mencatat stoknya tersisa sekitar 1.500 keping.

Jumlah tersebut diprediksi hanya cukup untuk 10 hari ke depan. ‘’Asumsinya ada 200 hingga 300 pemohon cetak e-KTP dalam sehari,’’ kata Plt Kepala Dispencapil Ngawi Kabul Tunggul Winarno, Jumat (5/11).

Kabul mengungkapkan, suplai blangko dari Ditjen Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tidak melimpah sejak dua pekan lalu. Pihaknya hanya mendapat tambahan sekitar 2.000 keping pekan lalu. Padahal biasanya diberi puluhan ribu keping. ‘’Kendala pelayanan e-KTP di daerah adalah masih ketergantungan blangko dari pusat,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Hemat Belanja di Tengah Lonjakan Harga

Kelangkaan blangko membuat dispencapil pilih-pilih calon pemohon. Organisasi perangkat daerah itu memprioritaskan pemohon pemula alias pembuat e-KTP baru. Pemohon e-KTP karena hilang atau rusak dikesampingkan untuk sementara waktu. ‘’Yang beralasan hilang atau rusak diberi surat keterangan,’’ tuturnya. (sae/c1/cor/her)

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Krisis blangko KTP elektronik (e-KTP) masih menjadi problem klasik. Terhitung kemarin (4/11), dinas kependudukan dan catatan sipil (dispencapil) mencatat stoknya tersisa sekitar 1.500 keping.

Jumlah tersebut diprediksi hanya cukup untuk 10 hari ke depan. ‘’Asumsinya ada 200 hingga 300 pemohon cetak e-KTP dalam sehari,’’ kata Plt Kepala Dispencapil Ngawi Kabul Tunggul Winarno, Jumat (5/11).

Kabul mengungkapkan, suplai blangko dari Ditjen Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tidak melimpah sejak dua pekan lalu. Pihaknya hanya mendapat tambahan sekitar 2.000 keping pekan lalu. Padahal biasanya diberi puluhan ribu keping. ‘’Kendala pelayanan e-KTP di daerah adalah masih ketergantungan blangko dari pusat,’’ ujarnya.

Baca Juga :  AFPI: Vaksin COVID-19 Berikan Dampak Positif Terhadap Roda Ekonomi

Kelangkaan blangko membuat dispencapil pilih-pilih calon pemohon. Organisasi perangkat daerah itu memprioritaskan pemohon pemula alias pembuat e-KTP baru. Pemohon e-KTP karena hilang atau rusak dikesampingkan untuk sementara waktu. ‘’Yang beralasan hilang atau rusak diberi surat keterangan,’’ tuturnya. (sae/c1/cor/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/