alexametrics
24.2 C
Madiun
Friday, May 20, 2022

Akhir Tragis Si Bocah Maroko

Jawa Pos Radar Madiun – Upaya penyelamatan Rayan Oram berakhir kemarin (6/2). Bocah lima tahun asal Maroko itu memang berhasil dievakuasi oleh petugas dari sumur berkedalaman 32 meter. Tapi, kondisinya sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Rayan diketahui terjebak dalam sumur selama lima hari. Dia jatuh ke dalam sumur di dekat rumahnya di Desa Ighran, Chefchaouen pada Selasa (1/2) sore pekan lalu. Saat kejadiam sang ayah tengah memperbaiki sumur tersebut dan ditinggal tanpa penutup.

Pihak keluarga sempat mencari Rayan sebelum akhirnya menemukan jejak kaki bocah itu mengarah ke sumur. Makanan, minuman dan oksigen sempat dipasok petugas dari atas permukaan selama proses evakuasi. Dengan harapan, agar Rayan bisa tetap bertahan hidup. Namun, usaha tersebut belum membuahkan hasil. Nyawa bocah itu tak tertolong.

Baca Juga :  Bukan Mahfud MD, Jokowi Pilih Ma'ruf Amin sebagai Cawapres

Media-media lokal menyebut bahwa Rayan telah mengingatkan seluruh dunia tentang nilai-nilai kemanusiaan. Dia juga mempersatukan orang-orang di sekitarnya. Bahkan, selama proses evakuasi berlangsung hastag #SaveRayan trending di berbagai lini masa. ‘’Saya merasa luar biasa sedih mengetahui bahwa dia (Rayan) meninggal,’’ kata Perdana Menteri (PM) Maroko Aziz Akhannouch seperti dikutip dari The Guardian. (JawaPos/her)

Jawa Pos Radar Madiun – Upaya penyelamatan Rayan Oram berakhir kemarin (6/2). Bocah lima tahun asal Maroko itu memang berhasil dievakuasi oleh petugas dari sumur berkedalaman 32 meter. Tapi, kondisinya sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Rayan diketahui terjebak dalam sumur selama lima hari. Dia jatuh ke dalam sumur di dekat rumahnya di Desa Ighran, Chefchaouen pada Selasa (1/2) sore pekan lalu. Saat kejadiam sang ayah tengah memperbaiki sumur tersebut dan ditinggal tanpa penutup.

Pihak keluarga sempat mencari Rayan sebelum akhirnya menemukan jejak kaki bocah itu mengarah ke sumur. Makanan, minuman dan oksigen sempat dipasok petugas dari atas permukaan selama proses evakuasi. Dengan harapan, agar Rayan bisa tetap bertahan hidup. Namun, usaha tersebut belum membuahkan hasil. Nyawa bocah itu tak tertolong.

Baca Juga :  Jokowi Cek Stok BBM di Bali, Pertamina Pastikan Aman

Media-media lokal menyebut bahwa Rayan telah mengingatkan seluruh dunia tentang nilai-nilai kemanusiaan. Dia juga mempersatukan orang-orang di sekitarnya. Bahkan, selama proses evakuasi berlangsung hastag #SaveRayan trending di berbagai lini masa. ‘’Saya merasa luar biasa sedih mengetahui bahwa dia (Rayan) meninggal,’’ kata Perdana Menteri (PM) Maroko Aziz Akhannouch seperti dikutip dari The Guardian. (JawaPos/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/