alexametrics
26.6 C
Madiun
Monday, June 27, 2022

Pecah Rekor Muri, Tari Krido Warok Diikuti 19.271 Anak di Ponorogo

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Sebanyak 19.271 siswa taman kanak-kanak (TK) menampilkan tari krido warok cilik. Perhelatan massal itu digelar serentak di 21 kecamatan kemarin (15/6). Di kecamatan kota, tari massal dipusatkan di Alun-Alun Ponorogo. Diiringi penampilan dari tiap kecamatan via Zoom Meeting.

Anak-anak mengenakan pakaian lengkap warok. Juga mengenakan udeng, kaus putih, celana penadon hitam, serta tali kolor yang digunakan sebagai pusaka. Belasan ribu anak-anak itu tampak luwes memperagakan tarian mengikuti iringan musik gamelan. Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko cukup mengapresiasi perhelatan seni yang ditampilkan siswa TK itu. Dia pun tergerak menari bersama anak-anak di panggung utama alun-alun. ‘’Kami sedang berjuang mewujudkan Ponorogo sebagai kota layak anak,’’ ujarnya.

Kang Giri, sapaan bupati, menyatakan bahwa mendidik anak merupakan tanggung jawab seluruh masyarakat. Tumbuh kembang mereka wajib dibekali ilmu pengetahuan, karakter budaya, dan agama yang kuat. ‘’Pengenalan tradisi budaya ini menjadi benteng bagi anak-anak menatap masa depannya kelak,’’ terangnya.

Baca Juga :  Perjuangkan Reog, Seniman Ponorogo: Kita Butuh Figur Erick Thohir

Perhelatan kolosal tarian anak ini berhasil memecahkan catatan Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri). Sebelumnya, pertunjukan 127 grup reog juga memecahkan rekor pada 2003. Kemudian, dadak merak terbanyak dengan 150 grup, lalu tari jathil terbanyak. ‘’Ada juga pergelaran tari cemeti, sate ayam terbanyak, pergelaran tari sipotro terbanyak, jalan sehat dengan peserta terbanyak. Terakhir, bersepeda mengenakan sarung dan kopiah pada 2021,’’ kata Sri Widayati, perwakilan Muri.

Hingga kini, Muri telah mencatat lebih dari 10 ribu rekor. Catatan tersebut dapat menjadi spirit juang bagi putra-putri bangsa untuk terus berkarya. Sekaligus menorehkan sejarah agar dapat menjadi inspirasi bagi generasi mendatang. ‘’Penampilan spektakuler ini wujud nguri-uri budaya asli Ponorogo,’’ pungkasnya. (kid/c1/fin)

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Sebanyak 19.271 siswa taman kanak-kanak (TK) menampilkan tari krido warok cilik. Perhelatan massal itu digelar serentak di 21 kecamatan kemarin (15/6). Di kecamatan kota, tari massal dipusatkan di Alun-Alun Ponorogo. Diiringi penampilan dari tiap kecamatan via Zoom Meeting.

Anak-anak mengenakan pakaian lengkap warok. Juga mengenakan udeng, kaus putih, celana penadon hitam, serta tali kolor yang digunakan sebagai pusaka. Belasan ribu anak-anak itu tampak luwes memperagakan tarian mengikuti iringan musik gamelan. Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko cukup mengapresiasi perhelatan seni yang ditampilkan siswa TK itu. Dia pun tergerak menari bersama anak-anak di panggung utama alun-alun. ‘’Kami sedang berjuang mewujudkan Ponorogo sebagai kota layak anak,’’ ujarnya.

Kang Giri, sapaan bupati, menyatakan bahwa mendidik anak merupakan tanggung jawab seluruh masyarakat. Tumbuh kembang mereka wajib dibekali ilmu pengetahuan, karakter budaya, dan agama yang kuat. ‘’Pengenalan tradisi budaya ini menjadi benteng bagi anak-anak menatap masa depannya kelak,’’ terangnya.

Baca Juga :  Para Ahli Pastikan Vaksin yang Digunakan Aman dan Efektif

Perhelatan kolosal tarian anak ini berhasil memecahkan catatan Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri). Sebelumnya, pertunjukan 127 grup reog juga memecahkan rekor pada 2003. Kemudian, dadak merak terbanyak dengan 150 grup, lalu tari jathil terbanyak. ‘’Ada juga pergelaran tari cemeti, sate ayam terbanyak, pergelaran tari sipotro terbanyak, jalan sehat dengan peserta terbanyak. Terakhir, bersepeda mengenakan sarung dan kopiah pada 2021,’’ kata Sri Widayati, perwakilan Muri.

Hingga kini, Muri telah mencatat lebih dari 10 ribu rekor. Catatan tersebut dapat menjadi spirit juang bagi putra-putri bangsa untuk terus berkarya. Sekaligus menorehkan sejarah agar dapat menjadi inspirasi bagi generasi mendatang. ‘’Penampilan spektakuler ini wujud nguri-uri budaya asli Ponorogo,’’ pungkasnya. (kid/c1/fin)

Most Read

Artikel Terbaru

/