27.2 C
Madiun
Friday, December 9, 2022

Selundupkan Sabu dalam Kolor, Wanita Ini Ketahuan Petugas Lapas Pemuda Madiun

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Tak semua permintaan ayang (kekasih, Red) harus dituruti. Apalagi untuk hal-hal yang tak terpuji. Contohnya ZWA. Perempuan asal Sukamara, Kalimantan Selatan, itu tanpa berpikir panjang berupaya menuruti sang kekasih yang ingin menikmati sabu-sabu di dalam bui.

Dengan akal pendeknya, perempuan ini mencoba mengelabui para petugas di Lapas Pemuda Madiun dengan menyelundupkan sabu di dalam kolor, Kamis (17/11). Aksi itu dengan mudah diketahui petugas.

‘’Saat menggeledah, kami melihat ada benda mencurigakan di pinggangnya. Setelah ditarik ternyata ada bungkusan plastik kecil panjang,’’ terang Kalapas Pemuda Madiun Ardian Nova Christiawan.

Bungkusan tersebut lantas diperiksa menggunakan trumac (alat pendeteksi narkoba atau bukan). ‘’Ternyata sabu-sabu,’’ terang Kalapas.

Usai aksinya terbongkar, ZWA sempat berusaha kabur dengan sopirnya. Mengetahui hal tersebut, Koordinator Pelayanan Kunjungan Tatap Muka Lapas Pemuda Madiun Rachmad Tri Raharjo langsung menghubungi pos pengawasan dan pemeriksaan (wasrik) untuk menutup gerbang dan portal.

Baca Juga :  Komitmen Pertamina Patra Niaga Patuhi Peraturan Pemanfaatan Ruang Laut di Jatim

‘’Mereka sempat berusaha melarikan diri. Ada empat orang, yang satu dari pengakuannya adalah sopir travel dan disuruh bosnya untuk mengantar jemput ZWA dan teman-temannya. Tapi, Alhamdulillah bisa kami hentikan,’’ kata Ardian Nova.

Setelah dibekuk, mereka dites urine. Hasilnya semua dinyatakan positif. Ardian Nova lantas melaporkan temuan itu ke pihak Satreskoba Polres Madiun Kota. Polisi dan petugas lapas juga menggeledah isi mobil yang mereka tumpangi.

Sabu-sabu seberat 2,20 gram yang coba diselundupkan ZWA lantas dijadikan barang bukti. ‘’Selanjutnya warga binaan yang mereka maksud (meminta dikirimi sabu, Red) akan diberikan tindakan disiplin berat berupa pencabutan hak-haknya, termasuk remisi pembebasan bersyarat (PB),’’ tandasnya. (her/naz)

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Tak semua permintaan ayang (kekasih, Red) harus dituruti. Apalagi untuk hal-hal yang tak terpuji. Contohnya ZWA. Perempuan asal Sukamara, Kalimantan Selatan, itu tanpa berpikir panjang berupaya menuruti sang kekasih yang ingin menikmati sabu-sabu di dalam bui.

Dengan akal pendeknya, perempuan ini mencoba mengelabui para petugas di Lapas Pemuda Madiun dengan menyelundupkan sabu di dalam kolor, Kamis (17/11). Aksi itu dengan mudah diketahui petugas.

‘’Saat menggeledah, kami melihat ada benda mencurigakan di pinggangnya. Setelah ditarik ternyata ada bungkusan plastik kecil panjang,’’ terang Kalapas Pemuda Madiun Ardian Nova Christiawan.

Bungkusan tersebut lantas diperiksa menggunakan trumac (alat pendeteksi narkoba atau bukan). ‘’Ternyata sabu-sabu,’’ terang Kalapas.

Usai aksinya terbongkar, ZWA sempat berusaha kabur dengan sopirnya. Mengetahui hal tersebut, Koordinator Pelayanan Kunjungan Tatap Muka Lapas Pemuda Madiun Rachmad Tri Raharjo langsung menghubungi pos pengawasan dan pemeriksaan (wasrik) untuk menutup gerbang dan portal.

Baca Juga :  Dua Belas Hari Satresnarkoba Polres Ngawi Ringkus Enam Pengedar Narkoba

‘’Mereka sempat berusaha melarikan diri. Ada empat orang, yang satu dari pengakuannya adalah sopir travel dan disuruh bosnya untuk mengantar jemput ZWA dan teman-temannya. Tapi, Alhamdulillah bisa kami hentikan,’’ kata Ardian Nova.

Setelah dibekuk, mereka dites urine. Hasilnya semua dinyatakan positif. Ardian Nova lantas melaporkan temuan itu ke pihak Satreskoba Polres Madiun Kota. Polisi dan petugas lapas juga menggeledah isi mobil yang mereka tumpangi.

Sabu-sabu seberat 2,20 gram yang coba diselundupkan ZWA lantas dijadikan barang bukti. ‘’Selanjutnya warga binaan yang mereka maksud (meminta dikirimi sabu, Red) akan diberikan tindakan disiplin berat berupa pencabutan hak-haknya, termasuk remisi pembebasan bersyarat (PB),’’ tandasnya. (her/naz)

Most Read

Artikel Terbaru

/