alexametrics
23 C
Madiun
Thursday, July 7, 2022

Pertamina Catat Kenaikan Konsumsi BBM-LPG saat Ramadan hingga Lebaran

SURABAYA, Jawa Pos Radar Madiun – PT Pertamina melalui Sub Holding Commercial & Trading, PT Pertamina Patra Niaga menutup Satgas Ramadan dan Idul Fitri (RAFI) 2022, Senin (16/5) lalu. Satgas yang beroperasi sejak 11 April lalu itu sebetulnya berakhir pada 10 Mei lalu. Tapi, sebagai antisipasi lonjakan arus balik Lebaran kemudian operasinya diperpanjang hingga 16 Mei.

Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Deny Djukardi mengapresiasi para konsumen dan stakeholder yang telah mendukung Pertamina dalam optimalisasi penyaluran BBM-LPG selama Lebaran.

‘’Kami berterima kasih kepada seluruh instansi pemerintah, BUMN, BUMD, aparat kepolisian dan TNI yang telah mendukung distribusi energi Pertamina kepada masyarakat selama Ramadan hingga kegiatan arus mudik dan balik Lebaran,’’ ujarnya, Rabu (18/5).

Deny mengungkapkan terdapat kenaikan konsumsi BBM saat musim mudik Lebaran lalu. Seperti gasoline naik sekitar 11 persen. ‘’Untuk jenis gasoline, angka tersebut sesuai dengan prognosa kami sebelumnya. Di mana akan terjadi kenaikan 11 persen dari rata-rata Maret 2022 sejumlah 17.500 Kiloliter (KL) menjadi 19.400 KL selama Satgas RAFI beroperasi,’’ terangnya.

LANCAR: Proses penyaluran BBM kepada konsumen dilakukan secara efisien dan efektif selama arus mudik dan balik Lebaran lalu. (ISTIMEWA)

Sedangkan, untuk LPG terjadi kenaikan 3 persen dari rata-rata normal di Maret 5.591 Metric ton menjadi 5.770 MT per hari. ‘’Sementara untuk BBM jenis gasoil terjadi penurunan cukup banyak sekitar 13,5 persen. Hal ini diperkirakan karena berkurangnya aktivitas industri lantaran libur Lebaran. Lalu, untuk avtur mengalami kenaikan dari 860 KL pada Maret menjadi 1.200 KL saat Satgas RAFI beroperasi,’’ jelas Deny.

Baca Juga :  Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus Pastikan Kelancaran Pasokan BBM di SPBU

Keberadaan Satgas RAFI itu sekaligus dapat memastikan bahwa Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus telah melayani penyaluran BBM-LPG di Jatim, Bali, NTB, dan NTT. Seperti di 19 terminal BBM, 7 depot LPG, 13 depot pengisian pesawat udara (DPPU), 1.378 SPBU dan Pertashop. Kemudian di 157 stasiun pengisian pusat bulk elpiji (SPPBE), 1.035 agen serta 46.161 pangkalan LPG.

‘’Sebagai Sub Holding Pertamina pada sektor commercial and trading, Patra Niaga senantiasa memastikan penyaluran BBM, LPG, Petrokimia dan produk retail lainnya terpenuhi untuk konsumen. Kami sekali lagi mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat dan stakeholder yang telah mendukung kegiatan distribusi energi selama Ramadan dan Idul Fitri tahun ini. Jika membutuhkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi kontak Pertamina (Pertamina Contact Center) 135 atau aplikasi MyPertamina,’’ pungkas Deny. (her)

SURABAYA, Jawa Pos Radar Madiun – PT Pertamina melalui Sub Holding Commercial & Trading, PT Pertamina Patra Niaga menutup Satgas Ramadan dan Idul Fitri (RAFI) 2022, Senin (16/5) lalu. Satgas yang beroperasi sejak 11 April lalu itu sebetulnya berakhir pada 10 Mei lalu. Tapi, sebagai antisipasi lonjakan arus balik Lebaran kemudian operasinya diperpanjang hingga 16 Mei.

Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Deny Djukardi mengapresiasi para konsumen dan stakeholder yang telah mendukung Pertamina dalam optimalisasi penyaluran BBM-LPG selama Lebaran.

‘’Kami berterima kasih kepada seluruh instansi pemerintah, BUMN, BUMD, aparat kepolisian dan TNI yang telah mendukung distribusi energi Pertamina kepada masyarakat selama Ramadan hingga kegiatan arus mudik dan balik Lebaran,’’ ujarnya, Rabu (18/5).

Deny mengungkapkan terdapat kenaikan konsumsi BBM saat musim mudik Lebaran lalu. Seperti gasoline naik sekitar 11 persen. ‘’Untuk jenis gasoline, angka tersebut sesuai dengan prognosa kami sebelumnya. Di mana akan terjadi kenaikan 11 persen dari rata-rata Maret 2022 sejumlah 17.500 Kiloliter (KL) menjadi 19.400 KL selama Satgas RAFI beroperasi,’’ terangnya.

LANCAR: Proses penyaluran BBM kepada konsumen dilakukan secara efisien dan efektif selama arus mudik dan balik Lebaran lalu. (ISTIMEWA)

Sedangkan, untuk LPG terjadi kenaikan 3 persen dari rata-rata normal di Maret 5.591 Metric ton menjadi 5.770 MT per hari. ‘’Sementara untuk BBM jenis gasoil terjadi penurunan cukup banyak sekitar 13,5 persen. Hal ini diperkirakan karena berkurangnya aktivitas industri lantaran libur Lebaran. Lalu, untuk avtur mengalami kenaikan dari 860 KL pada Maret menjadi 1.200 KL saat Satgas RAFI beroperasi,’’ jelas Deny.

Baca Juga :  Stok Terbatas, Satu Orang Dijatah Isi Solar 58 Liter Per Hari

Keberadaan Satgas RAFI itu sekaligus dapat memastikan bahwa Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus telah melayani penyaluran BBM-LPG di Jatim, Bali, NTB, dan NTT. Seperti di 19 terminal BBM, 7 depot LPG, 13 depot pengisian pesawat udara (DPPU), 1.378 SPBU dan Pertashop. Kemudian di 157 stasiun pengisian pusat bulk elpiji (SPPBE), 1.035 agen serta 46.161 pangkalan LPG.

‘’Sebagai Sub Holding Pertamina pada sektor commercial and trading, Patra Niaga senantiasa memastikan penyaluran BBM, LPG, Petrokimia dan produk retail lainnya terpenuhi untuk konsumen. Kami sekali lagi mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat dan stakeholder yang telah mendukung kegiatan distribusi energi selama Ramadan dan Idul Fitri tahun ini. Jika membutuhkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi kontak Pertamina (Pertamina Contact Center) 135 atau aplikasi MyPertamina,’’ pungkas Deny. (her)

Most Read

Artikel Terbaru

/