27.2 C
Madiun
Friday, December 9, 2022

JNE dan POLRI Jalin Kerja Sama Pengawasan Peredaran Narkoba 

JAKARTA, Jawa Pos Radar Madiun – JNE dan Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim POLRI menjalin kerja sama untuk sinergi Strategi Kolaboratif Jasa Ekspedisi dalam Pengawasan Peredaran Gelap Narkoba.

Penandatangan kerja sama ini dilakukan oleh Presiden Direktur JNE, M. Feriadi Soeprapto dan Direktur Tindak Pidana Narkoba (Dirtipidnarkoba) Bareskrim Polri Brigjen. Pol. Krisno H Siregar, S.I.K. Bertempat di Aula Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Selasa (15/11).

Presiden Direktur JNE M. Feriadi Soeprapto menyambut baik kerja sama dengan Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim POLRI. Sebagai upaya dalam menekan peredaran narkoba lintas negara dan lintas daerah. Yang masuk ke Indonesia dari luar negeri melalui bandara, pelabuhan, seluruh moda transportasi udara, darat, dan laut. ‘’Khususnya cargo yang melalui jasa pengiriman,’’ jelasnya.

Dia melanjutkan, JNE saat ini didukung oleh 50.000 sumber daya manusia. Ribuan kendaraan operasional, jaringan terintegrasi di seluruh wilayah Indonesia, sehingga menjamin kecepatan dan ketepatan waktu pengiriman.

Baca Juga :  Hasil Quick Count Pilpres 2019 Enam Lembaga Survei

‘’Berusaha semaksimal mungkin untuk menjaga keamanan seluruh kiriman agar kondusif dari hal-hal yang merusak dan merugikan bangsa dan negara, terutama potensi kiriman narkoba,’’ ujar Feriadi.

Kolaborasi aktif antara POLRI, instansi pemerintah, dan stakeholder lainnya sangat diperlukan untuk antisipasi terkait peredaran narkoba. Terutama adalah aktif dalam pertukaran informasi dan berbagi data untuk memudahkan tindakan penegakan hukum. Sehingga pengawasan dan tindakan yang dilakukan dapat menekan peredaran narkoba dan dapat mendatangkan kebaikan untuk bangsa serta kebermanfaatan kepada seluruh masyarakat.

Dengan kerjasama strategis ini JNE akan terus mewujudkan semangat “Connecting Happiness” dimana dengan beragam program kegiatan dan kolaborasi yang di inisiasi dapat terus mendukung berbagai kegiatan positif.

Langkah nyata bersama ini dilakukan dalam memberikan kontribusi dan bergotong-royong untuk membantu instansi penegak hukum dan pemerintah dalam menekan peredaran gelap narkoba. (*)

JAKARTA, Jawa Pos Radar Madiun – JNE dan Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim POLRI menjalin kerja sama untuk sinergi Strategi Kolaboratif Jasa Ekspedisi dalam Pengawasan Peredaran Gelap Narkoba.

Penandatangan kerja sama ini dilakukan oleh Presiden Direktur JNE, M. Feriadi Soeprapto dan Direktur Tindak Pidana Narkoba (Dirtipidnarkoba) Bareskrim Polri Brigjen. Pol. Krisno H Siregar, S.I.K. Bertempat di Aula Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Selasa (15/11).

Presiden Direktur JNE M. Feriadi Soeprapto menyambut baik kerja sama dengan Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim POLRI. Sebagai upaya dalam menekan peredaran narkoba lintas negara dan lintas daerah. Yang masuk ke Indonesia dari luar negeri melalui bandara, pelabuhan, seluruh moda transportasi udara, darat, dan laut. ‘’Khususnya cargo yang melalui jasa pengiriman,’’ jelasnya.

Dia melanjutkan, JNE saat ini didukung oleh 50.000 sumber daya manusia. Ribuan kendaraan operasional, jaringan terintegrasi di seluruh wilayah Indonesia, sehingga menjamin kecepatan dan ketepatan waktu pengiriman.

Baca Juga :  Seniman Muda Mataraman : Erick Thohir Peduli Terhadap Budaya Bangsa

‘’Berusaha semaksimal mungkin untuk menjaga keamanan seluruh kiriman agar kondusif dari hal-hal yang merusak dan merugikan bangsa dan negara, terutama potensi kiriman narkoba,’’ ujar Feriadi.

Kolaborasi aktif antara POLRI, instansi pemerintah, dan stakeholder lainnya sangat diperlukan untuk antisipasi terkait peredaran narkoba. Terutama adalah aktif dalam pertukaran informasi dan berbagi data untuk memudahkan tindakan penegakan hukum. Sehingga pengawasan dan tindakan yang dilakukan dapat menekan peredaran narkoba dan dapat mendatangkan kebaikan untuk bangsa serta kebermanfaatan kepada seluruh masyarakat.

Dengan kerjasama strategis ini JNE akan terus mewujudkan semangat “Connecting Happiness” dimana dengan beragam program kegiatan dan kolaborasi yang di inisiasi dapat terus mendukung berbagai kegiatan positif.

Langkah nyata bersama ini dilakukan dalam memberikan kontribusi dan bergotong-royong untuk membantu instansi penegak hukum dan pemerintah dalam menekan peredaran gelap narkoba. (*)

Most Read

Artikel Terbaru

/