27.2 C
Madiun
Friday, December 9, 2022

Korban Tewas Gempa Cianjur Mencapai 62 Orang, 25 Masih Tertimbun Reruntuhan

JAKARTA, Jawa Pos Radar Madiun – Korban jiwa berjatuhan akibat gempa berkekuatan 5,6 magnitudo yang mengguncang Cianjur, Jawa Barat. Merujuk data terakhir yang dihimpun Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB, Senin (21/11), hingga pukul 19.34 tercatat jumlah korban jiwa mencapai 62 orang.

”Korban jiwa ditemukan di Desa Rancagoong di Kecamatan Cilau, Desa Limbagansari di Kecamatan Cianjur, serta di Kecamatan Cugenang,” ungkap Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari.

BNPB juga menyebut bahwa masih ada 25 orang yang tertimbun runtuhan bangunan di Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang. Selain itu, sebanyak 79 orang mengalami luka-luka. Warga yang mengungsi dilaporkan berjumlah 5.389 orang. ”Warga diimbau untuk tetap waspada akan adanya potensi gempa susulan,” pesan Abdul.

Baca Juga :  Dua Bulan, Pacitan Digoyang Gempa 39 Kali

Jumlah infrastruktur yang rusak akibat gempa juga tak main-main. Dilaporkan sebanyak 2.272 rumah rusak. Selain merusak pondok pesantren dan bangunan RSUD Cianjur, empat gedung pemerintah, tiga sarana pendidikan, dan satu tempat ibadah juga dilaporkan rusak.

Kerusakan infrastruktur juga ditemukan di Kabupaten Bogor (46 rumah rusak), Kabupaten Sukabumi (443 rumah rusak), dan di Kota Sukabumi (14 unit rumah rusak).

”Gempa susulan masih dirasakan di lapangan meski dengan kekuatan lebih kecil dari gempa sebelumnya,” ujar Abdul, sembari meminta warga di Cianjur dan sekitarnya untuk mengungsi apabila merasa rumahnya masih belum aman. (naz)

JAKARTA, Jawa Pos Radar Madiun – Korban jiwa berjatuhan akibat gempa berkekuatan 5,6 magnitudo yang mengguncang Cianjur, Jawa Barat. Merujuk data terakhir yang dihimpun Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB, Senin (21/11), hingga pukul 19.34 tercatat jumlah korban jiwa mencapai 62 orang.

”Korban jiwa ditemukan di Desa Rancagoong di Kecamatan Cilau, Desa Limbagansari di Kecamatan Cianjur, serta di Kecamatan Cugenang,” ungkap Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari.

BNPB juga menyebut bahwa masih ada 25 orang yang tertimbun runtuhan bangunan di Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang. Selain itu, sebanyak 79 orang mengalami luka-luka. Warga yang mengungsi dilaporkan berjumlah 5.389 orang. ”Warga diimbau untuk tetap waspada akan adanya potensi gempa susulan,” pesan Abdul.

Baca Juga :  Putri Candrawathi Resmi Ditahan

Jumlah infrastruktur yang rusak akibat gempa juga tak main-main. Dilaporkan sebanyak 2.272 rumah rusak. Selain merusak pondok pesantren dan bangunan RSUD Cianjur, empat gedung pemerintah, tiga sarana pendidikan, dan satu tempat ibadah juga dilaporkan rusak.

Kerusakan infrastruktur juga ditemukan di Kabupaten Bogor (46 rumah rusak), Kabupaten Sukabumi (443 rumah rusak), dan di Kota Sukabumi (14 unit rumah rusak).

”Gempa susulan masih dirasakan di lapangan meski dengan kekuatan lebih kecil dari gempa sebelumnya,” ujar Abdul, sembari meminta warga di Cianjur dan sekitarnya untuk mengungsi apabila merasa rumahnya masih belum aman. (naz)

Most Read

Artikel Terbaru

/