alexametrics
24.6 C
Madiun
Wednesday, May 18, 2022

Karyawan Positif Dikarantina, BNI 46 Madiun Kembali Beroperasi

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Kebijakan work from home (WFH) kini tengah dipertimbangkan oleh pihak BNI 46 Madiun pasca temuan kasus Covid-19. Pimpinan BNI Kacab Madiun Suhartono mengatakan, pemberlakuan WFH bergantung situasi zona dan penerapan level PPKM di daerah.

Saat ini Kota Madiun PPKM level 1, sehingga dapat beroperasi penuh 100 persen. Itu sebagaimana tertuang dalam Instruksi Wali (Inwal) Kota Madiun Nomor 2/2022. ‘’Kami menyesuaikan ketentuan dalam inwal dan inmendagri,’’ tuturnya, Sabtu (22/1/2022).

Jika kota ini naik level 2, lanjut Suhartono, maka diterapkan pembatasan. Pengaturan WFH dan work from office (WFO) akan diberlakukan. Pun, menyesuaikan ketentuan yang diatur dalam inmendagri dan inwal. ‘’Tapi, jika masih PPKM level 1, kami berlakukan sesuai ketentuan yang ada,’’ paparnya.

Suhartono menyebut bahwa pihaknya telah memperketat penerapan prokes di kantor. Seluruh nasabah maupun karyawan wajib melakukan pengecekan suhu tubuh. Termasuk scan barcode aplikasi PeduliLindungi. ‘’Semuanya, baik karyawan, pimpinan, maupun nasabah, wajib mengikuti prosedur yang ada,’’ tegasnya.

Baca Juga :  Airlangga: Revisi UU PPP Disepakati

Syarat lain, wajib telah divaksin antikorona minimal dosis pertama. Dalam ruangan (teller) diterapkan jaga jarak dengan memberi tanda silang pada tempat duduk. Tujuannya menghindari kerumunan. ‘’Kalau tempat duduk kurang, kami sediakan kursi di luar agar tidak terlalu berkerumun di dalam ruangan,’’ terangnya.

Sebagai langkah antisipasi agar kasus serupa tidak meluas, pihaknya juga memperketat akses keluar masuk karyawan. Bagi karyawan yang hendak bepergian ke luar kota, wajib mengantongi izin pimpinan. Pun hanya berlaku bagi karyawan yang punya kepentingan dinas dan mendesak. ‘’Harus menyertakan surat rapid test antigen dengan hasil negatif. Sebenarnya prosedur ini sudah kami terapkan sejak awal,’’ pungkasnya. (kid/c1/sat/her)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Kebijakan work from home (WFH) kini tengah dipertimbangkan oleh pihak BNI 46 Madiun pasca temuan kasus Covid-19. Pimpinan BNI Kacab Madiun Suhartono mengatakan, pemberlakuan WFH bergantung situasi zona dan penerapan level PPKM di daerah.

Saat ini Kota Madiun PPKM level 1, sehingga dapat beroperasi penuh 100 persen. Itu sebagaimana tertuang dalam Instruksi Wali (Inwal) Kota Madiun Nomor 2/2022. ‘’Kami menyesuaikan ketentuan dalam inwal dan inmendagri,’’ tuturnya, Sabtu (22/1/2022).

Jika kota ini naik level 2, lanjut Suhartono, maka diterapkan pembatasan. Pengaturan WFH dan work from office (WFO) akan diberlakukan. Pun, menyesuaikan ketentuan yang diatur dalam inmendagri dan inwal. ‘’Tapi, jika masih PPKM level 1, kami berlakukan sesuai ketentuan yang ada,’’ paparnya.

Suhartono menyebut bahwa pihaknya telah memperketat penerapan prokes di kantor. Seluruh nasabah maupun karyawan wajib melakukan pengecekan suhu tubuh. Termasuk scan barcode aplikasi PeduliLindungi. ‘’Semuanya, baik karyawan, pimpinan, maupun nasabah, wajib mengikuti prosedur yang ada,’’ tegasnya.

Baca Juga :  Pemkot Teliti Kasus Omicron di Kota Madiun

Syarat lain, wajib telah divaksin antikorona minimal dosis pertama. Dalam ruangan (teller) diterapkan jaga jarak dengan memberi tanda silang pada tempat duduk. Tujuannya menghindari kerumunan. ‘’Kalau tempat duduk kurang, kami sediakan kursi di luar agar tidak terlalu berkerumun di dalam ruangan,’’ terangnya.

Sebagai langkah antisipasi agar kasus serupa tidak meluas, pihaknya juga memperketat akses keluar masuk karyawan. Bagi karyawan yang hendak bepergian ke luar kota, wajib mengantongi izin pimpinan. Pun hanya berlaku bagi karyawan yang punya kepentingan dinas dan mendesak. ‘’Harus menyertakan surat rapid test antigen dengan hasil negatif. Sebenarnya prosedur ini sudah kami terapkan sejak awal,’’ pungkasnya. (kid/c1/sat/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/