alexametrics
25.2 C
Madiun
Thursday, May 26, 2022

Kemendag Ubah Kategori Penghargaan Primaniyarta dan Primaduta

JAKARTA, Jawa Pos Radar Madiun – Kementerian Perdagangan (Kemendag) berencana melakukan perubahan kategorisasi penerima dua penghargaan bergengsi di bidang ekspor, yakni Penghargaan Primaniyarta dan Primaduta. Langkah ini dilakukan merespons perkembangan tren perdagangan dunia yang semakin dinamis. Perubahan ini diharapkan bisa melahirkan eksportir-eksportir baru yang lebih inspiratif dalam meningkatkan kinerja perdagangan.

“Pembaruan kategorisasi untuk mengikuti tren perkembangan dunia yang semakin dinamis. Tahun ini Kementerian Perdagangan akan menganugerahkan primaniyarta kepada 15 eksportir berprestasi dan primaduta kepada 25 buyer loyal,” ujar Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Didi Sumedi di Jakarta, Jumat (22/4).

Penghargaan primaniyarta 2022 mengalami pembaruan menjadi 10 kategori dari 7 kategori pada tahun sebelumnya. Kategorisasi penghargaan yang memasuki tahun ke-26 terdiri atas eksportir pendobrak pasar, eksportir produk jasa, platform marketplace digital/e-commerce, eksportir berkelanjutan, eksportir digital marketing, eksportir produk inovatif, eksportir produk digital, eksportir muda, perempuan eksportir, dan kepala daerah pendukung ekspor.

“Pembaruan tersebut selain dilihat dari definisi tiap kategori, eksportir juga harus memiliki performa ekspor yang baik dan menaati semua kepatuhan pemerintah,” ucap Didi.

Definisi kategori eksportir pendobrak pasar adalah eksportir yang mampu menembus pasar ekspor dengan upaya sendiri meskipun dengan kapasitas relatif terbatas. Definisi kategori eksportir produk jasa adalah eksportir yang memiliki performa ekspor baik dari sisi proses ekspor jasa yang dilakukan, tahapan merintisnya, mengembangkan, dan meningkatkan kualitas.

Sementara definisi kategori platform marketplace digital (e-commerce) adalah perusahaan berbadan hukum yang memfasilitasi penjualan untuk ekspor produk Indonesia. Definisi kategori eksportir berkelanjutan adalah eksportir yang memberi perhatian pada lingkungan sosialnya melalui kebijakan perusahaan dalam aspek sumber daya manusia, gender, bahan baku, pengelolaan lingkungan hidup, konsumen, mitra kerja, dan masyarakat sekitar usaha maupun hal lain yang relevan. Selanjutnya, definisi kategori eksportir digital marketing adalah eksportir yang memanfaatkan digital marketing untuk pemasaran produknya secara maksimal.

Definisi kategori eksportir produk inovatif adalah eksportir yang menghasilkan produk dengan inovasi dari sisi produk akhir maupun teknologi yang digunakan, sehingga mampu menghasilkan produk yang menjawab kebutuhan pasar global yang dinamis dan memenuhi kebutuhan konsumen untuk hal-hal praktis.

Baca Juga :  Moto3 Mandalika, Mario Aji Start Ketiga

Selanjutnya,  kategori eksportir produk digital adalah eksportir produk digital seperti animasi, gim, program, e-book, aplikasi, dan sejenisnya. Definisi kategori eksportir muda dan perempuan eksportir adalah eksportir yang dilihat dari segi usia dan gender. Terakhir, definisi kategori kepala daerah pendukung ekspor adalah apresiasi untuk kepala daerah yang kebijakannya mendukung ekspor sehingga memberi dukungan penuh pada program peningkatan ekspor Kementerian Perdagangan.

Sedangkan pada primaduta 2022, kategorisasi diperbarui menjadi 7 kategori dari sebelumnya 2 kategori. Penghargaan yang telah memasuki tahun ke-8 ini dilihat dari importir berkinerja, retailer dan distributor, importir jasa, importir produk digital, diaspora importir, importir kerajinan UKM, dan importir makanan dan minuman UKM. Pada pelaksanaan primaduta tahun sebelumnya, kategorisasi dilihat dari segi pasar utama dan pasar potensial (nontraditional market dan challenging market).

Definisi importir berkinerja adalah importir yang memiliki nilai impor terbesar selama tiga tahun berturut-turut (business-to-consumer) yang hanya didistribusikan di negara importir bersangkutan. Sementara, definisi retailer dan distributor adalah importir retailer atau distributor besar yang memiliki cabang banyak di negaranya atau di luar negaranya (internasional) yang secara rutin mendistribusikan produk-produk Indonesia.

Sedangkan definisi importir jasa adalah importir swasta atau pemerintah pengguna perusahaan atau tenaga kerja jasa Indonesia dengan keahlian khusus dari Indonesia, jasa kontraktor, dan jasa lainnya. Selanjutnya, definisi importir produk digital adalah importir produk kreatif Indonesia seperti animasi, gim, program komputer, aplikasi, dan sejenisnya.

Untuk definisi diaspora importir adalah warga negara Indonesia atau warga keturunan Indonesia yang rutin mengimpor produk Indonesia minimal tiga tahun berturut-turut. Sementara definisi importir kerajinan UKM dan makanan minuman UKM adalah importir yang membeli produk kerajinan dan makanan minuman dari UKM Indonesia minimal tiga tahun berturut-turut.

“Penghargaan primaniyarta dan primaduta merupakan salah satu bentuk apresiasi kepada pemangku kepentingan memberi kontribusi nyata terhadap perkembangan ekspor Indonesia. Penghargaan ini diharapkan memberi dampak mendorong pertumbuhan jumlah pelaku ekspor dan memotivasi dunia usaha dalam peningkatan ekspor nonmigas Indonesia,” tutup Didi. (*)

JAKARTA, Jawa Pos Radar Madiun – Kementerian Perdagangan (Kemendag) berencana melakukan perubahan kategorisasi penerima dua penghargaan bergengsi di bidang ekspor, yakni Penghargaan Primaniyarta dan Primaduta. Langkah ini dilakukan merespons perkembangan tren perdagangan dunia yang semakin dinamis. Perubahan ini diharapkan bisa melahirkan eksportir-eksportir baru yang lebih inspiratif dalam meningkatkan kinerja perdagangan.

“Pembaruan kategorisasi untuk mengikuti tren perkembangan dunia yang semakin dinamis. Tahun ini Kementerian Perdagangan akan menganugerahkan primaniyarta kepada 15 eksportir berprestasi dan primaduta kepada 25 buyer loyal,” ujar Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Didi Sumedi di Jakarta, Jumat (22/4).

Penghargaan primaniyarta 2022 mengalami pembaruan menjadi 10 kategori dari 7 kategori pada tahun sebelumnya. Kategorisasi penghargaan yang memasuki tahun ke-26 terdiri atas eksportir pendobrak pasar, eksportir produk jasa, platform marketplace digital/e-commerce, eksportir berkelanjutan, eksportir digital marketing, eksportir produk inovatif, eksportir produk digital, eksportir muda, perempuan eksportir, dan kepala daerah pendukung ekspor.

“Pembaruan tersebut selain dilihat dari definisi tiap kategori, eksportir juga harus memiliki performa ekspor yang baik dan menaati semua kepatuhan pemerintah,” ucap Didi.

Definisi kategori eksportir pendobrak pasar adalah eksportir yang mampu menembus pasar ekspor dengan upaya sendiri meskipun dengan kapasitas relatif terbatas. Definisi kategori eksportir produk jasa adalah eksportir yang memiliki performa ekspor baik dari sisi proses ekspor jasa yang dilakukan, tahapan merintisnya, mengembangkan, dan meningkatkan kualitas.

Sementara definisi kategori platform marketplace digital (e-commerce) adalah perusahaan berbadan hukum yang memfasilitasi penjualan untuk ekspor produk Indonesia. Definisi kategori eksportir berkelanjutan adalah eksportir yang memberi perhatian pada lingkungan sosialnya melalui kebijakan perusahaan dalam aspek sumber daya manusia, gender, bahan baku, pengelolaan lingkungan hidup, konsumen, mitra kerja, dan masyarakat sekitar usaha maupun hal lain yang relevan. Selanjutnya, definisi kategori eksportir digital marketing adalah eksportir yang memanfaatkan digital marketing untuk pemasaran produknya secara maksimal.

Definisi kategori eksportir produk inovatif adalah eksportir yang menghasilkan produk dengan inovasi dari sisi produk akhir maupun teknologi yang digunakan, sehingga mampu menghasilkan produk yang menjawab kebutuhan pasar global yang dinamis dan memenuhi kebutuhan konsumen untuk hal-hal praktis.

Baca Juga :  Pemkab Bojonegoro Raih Komitmen Tertinggi Belanja Produk Dalam Negeri

Selanjutnya,  kategori eksportir produk digital adalah eksportir produk digital seperti animasi, gim, program, e-book, aplikasi, dan sejenisnya. Definisi kategori eksportir muda dan perempuan eksportir adalah eksportir yang dilihat dari segi usia dan gender. Terakhir, definisi kategori kepala daerah pendukung ekspor adalah apresiasi untuk kepala daerah yang kebijakannya mendukung ekspor sehingga memberi dukungan penuh pada program peningkatan ekspor Kementerian Perdagangan.

Sedangkan pada primaduta 2022, kategorisasi diperbarui menjadi 7 kategori dari sebelumnya 2 kategori. Penghargaan yang telah memasuki tahun ke-8 ini dilihat dari importir berkinerja, retailer dan distributor, importir jasa, importir produk digital, diaspora importir, importir kerajinan UKM, dan importir makanan dan minuman UKM. Pada pelaksanaan primaduta tahun sebelumnya, kategorisasi dilihat dari segi pasar utama dan pasar potensial (nontraditional market dan challenging market).

Definisi importir berkinerja adalah importir yang memiliki nilai impor terbesar selama tiga tahun berturut-turut (business-to-consumer) yang hanya didistribusikan di negara importir bersangkutan. Sementara, definisi retailer dan distributor adalah importir retailer atau distributor besar yang memiliki cabang banyak di negaranya atau di luar negaranya (internasional) yang secara rutin mendistribusikan produk-produk Indonesia.

Sedangkan definisi importir jasa adalah importir swasta atau pemerintah pengguna perusahaan atau tenaga kerja jasa Indonesia dengan keahlian khusus dari Indonesia, jasa kontraktor, dan jasa lainnya. Selanjutnya, definisi importir produk digital adalah importir produk kreatif Indonesia seperti animasi, gim, program komputer, aplikasi, dan sejenisnya.

Untuk definisi diaspora importir adalah warga negara Indonesia atau warga keturunan Indonesia yang rutin mengimpor produk Indonesia minimal tiga tahun berturut-turut. Sementara definisi importir kerajinan UKM dan makanan minuman UKM adalah importir yang membeli produk kerajinan dan makanan minuman dari UKM Indonesia minimal tiga tahun berturut-turut.

“Penghargaan primaniyarta dan primaduta merupakan salah satu bentuk apresiasi kepada pemangku kepentingan memberi kontribusi nyata terhadap perkembangan ekspor Indonesia. Penghargaan ini diharapkan memberi dampak mendorong pertumbuhan jumlah pelaku ekspor dan memotivasi dunia usaha dalam peningkatan ekspor nonmigas Indonesia,” tutup Didi. (*)

Most Read

Artikel Terbaru

/