Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gandeng KPK, Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko Rombak Budaya Kerja

T
Ditjen Imigrasi kumpulkan 272 kepala kantor seluruh RI.
Ditjen Imigrasi kumpulkan 272 kepala kantor seluruh RI.

Advertisement

Jawa Pos Radar Madiun - Direktorat Jenderal Imigrasi mengambil langkah masif dan strategis dalam melakukan pembenahan total terhadap integritas tata kelola kelembagaan di lingkungan internalnya.

Otoritas keimigrasian nasional ini resmi menghadirkan Kepala Satuan Tugas Program Pengendalian Gratifikasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Nensi Natalia, untuk memberikan pembekalan khusus.

Kehadiran perwakilan lembaga antirasuah tersebut menjadi agenda utama dalam acara Sosialisasi Penguatan Kepatuhan Internal Terintegrasi yang digelar di Kota Surabaya, Jawa Timur, sejak Rabu hingga Jumat (1-3 Juli).

Advertisement

Agenda akbar ini diikuti secara intensif oleh 272 peserta yang terdiri dari jajaran pimpinan tinggi pratama hingga seluruh kepala unit pelaksana teknis (UPT) keimigrasian dari seluruh penjuru Indonesia.

Dalam pemaparannya, Nensi Natalia memberikan penekanan khusus mengenai pentingnya memperkuat tahap pencegahan dini dalam skema pengendalian praktik gratifikasi kedinasan.

Beberapa poin krusial yang wajib dijalankan oleh aparatur negara meliputi kepatuhan menjaga integritas, menghindari konflik kepentingan, taat melaporkan kekayaan secara berkala, serta berani melaporkan penerimaan gratifikasi kepada pihak berwenang.

Tegaskan Integritas Sebagai Muruah Organisasi

Direktur Ditjen Imigrasi, Hendarsam Marantoko, yang hadir membuka forum secara langsung memberikan instruksi tegas agar setiap aparatur sipil negara (ASN) imigrasi mengedepankan moralitas tinggi.

Hal ini dinilai sangat krusial mengingat setiap bentuk kinerja institusi saat ini dipantau secara langsung oleh publik, baik dari segi hasil (output) maupun proses jalannya pelayanan.

Hendarsam mengingatkan jajarannya bahwa integritas merupakan harga mati dan fondasi fundamental yang tidak bisa ditawar demi menjaga marwah besar organisasi keimigrasian.

"Integritas dan kepatuhan harus menjadi fondasi utama dalam setiap pelaksanaan tugas dan fungsi keimigrasian. Masyarakat tidak hanya menilai hasil kerja kita, tetapi juga menilai bagaimana proses pelayanan itu diberikan," kata Hendarsam memberikan arahan tertulisnya.

Advertisement

Artikel Terkait

Ombudsman RI Desak Pembangunan Sekolah Rakyat Ponorogo, Siswa Masih Harus Belajar di Madiun

Ombudsman RI Desak Pembangunan Sekolah Rakyat Ponorogo, Siswa Masih Harus Belajar di Madiun

Ombudsman RI meminta pembangunan Sekolah Rakyat Ponorogo dipercepat. Siswa masih belajar di Madiun karena gedung permanen belum tersedia.

Lebih Dekat dan Ramah, Imigrasi Seragamkan 254 Unit Layanan Luar Kantor Menjadi Beranda Imigrasi

Lebih Dekat dan Ramah, Imigrasi Seragamkan 254 Unit Layanan Luar Kantor Menjadi Beranda Imigrasi

Imigrasi Indonesia resmi mengganti nama 254 unit pelayanan di luar kantor menjadi Beranda Imigrasi. Kanim Madiun turut membuka layanan ini di MPP tiga kabupaten.

Imigrasi Ponorogo Gelar Sosialisasi Literasi Hukum, Cegah TPPO dan Tertibkan Aturan Paspor Ganda

Imigrasi Ponorogo Gelar Sosialisasi Literasi Hukum, Cegah TPPO dan Tertibkan Aturan Paspor Ganda

Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Ponorogo menggelar sosialisasi literasi hukum guna memberikan perlindungan bagi CPMI dari bahaya TPPO serta aturan Anak Berkewarganegaraan Ganda.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer