Baru Dilantik Rektor Unsoed Periode Kedua, Akhmad Sodiq Terjaring OTT KPK

JAKARTA, Jawa Pos Radar Madiun – Nama Akhmad Sodiq menjadi sorotan setelah terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (21/8/2026).
Peristiwa itu terjadi setelah dirinya kembali dipercaya memimpin Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) untuk periode kedua.
Ketua KPK Setyo Budiyanto mengonfirmasi Rektor Unsoed Akhmad Sodiq termasuk pihak yang diamankan dalam OTT tersebut.
"Ada Rektor juga," kata Setyo.
Selain Akhmad, KPK mengonfirmasi Wakil Rektor Bidang Akademik Unsoed Prof. Noor Farid dan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Prof. Norman Arie Prayogo ikut terjaring.
KPK belum membeberkan secara terperinci perkara yang melatarbelakangi operasi tersebut. Status hukum pihak-pihak yang diamankan juga belum ditentukan. Sesuai KUHAP, KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status mereka.
Di tengah perkembangan itu, profil Akhmad Sodiq ikut menyita perhatian. Dia bukan nama baru di lingkungan pendidikan tinggi dan memiliki perjalanan panjang sebagai akademisi bidang peternakan.
Baca Juga: Ambisi Bae Yoo Na bersama Hyundai Hillstate: Rekan Megawati Hangestri Ingin Jadi Pemain Tersukses
Dua Periode Memimpin Unsoed
Akhmad Sodiq lahir di Kabupaten Batang pada 28 Januari 1969. Karier akademiknya lekat dengan Universitas Jenderal Soedirman.
Dia pertama kali terpilih menjadi rektor Unsoed untuk periode 2022–2026 setelah mengungguli dua kandidat lainnya, Totok Agung Dwi Haryanto dan V. Prihananto. Akhmad mulai menjalankan jabatan tersebut pada 18 Mei 2022, menggantikan Suwarto.

